Buku Pendidikan Karakter Best Seller


Buku Pendidikan Karakter Best Seller

Buku Mendidik Karakter Dengan Karakter ini memberi pencerahan bagi para orang tua maupun guru tentang pentingnya pendidikan karakter anak-anak dan bagaimana melakukannya. Kisah masa kecil para tokoh yang dituturkan secara menyentuh memunculkan hasrat untuk menghadirkan keindahan pada masa kecil anak-anak untuk menyuburkan karakter positifnya. Tak hanya menyuguhkan cerita yang menggugah, buku ini menampilkan juga tips:

Buku Pendidikan Karakter

Pemesanan Buku Pendidikan Karakter Best Seller :
Hubungi 087 888 765 439 
Pin BB : 28BCB8F0

Membangun Kemandirian
Nyaman dengan Aturan
Menyelesaikan Konflik
Membangun Disiplin Diri
Berbicara yang  Bermakna
Santun Berbahasa, dll

Berikut sedikit isi dari Buku Pendidikan Karakter Best Seller “Seorang Raja di Jerman memerintahkan untuk mengambil 50 bayi dari ibunya , sang raja ingin tahu jika bayi-bayi ini tidak diasuh dan diajak berbicara tetapi hanya diberi susu dan dimandikan kira2 bahasa apa yang akan mereka gunakan dan akan jadi seperti apa mereka ? temukan jawabnnya di Buku Mendidik Karakter dengan Karakter, karya Ida S. Widayanti Sebuah karya yang ditulis seorang ibu yang berharap akan munculnya pemimpin masa depan berkarakter untuk Anda

Pemesanan Buku Pendidikan Karakter Best Seller :

Hubungi 087 888 765 439
Pin BB : 28BCB8F0
blog : http://www.mendidikkarakter.wordpress.com
website : Buku Pendidikan Karakter Best Seller

Testimoni :

Prof. Dr. A Malik Fadjar. Pendidik, Mendiknas 2001-2004
Yang tersaji dalam BUKU MENDIDIK KARAKTER DENGAN KARAKTER, karya Ida S. Widayanti ini, mengingatkan pada kata-kata hikmah yang artinya: “Sesungguhnya engkau menjadi manusia bukan semata-mata karena jasmanimu, tetapi terutama karena jiwamu”. Maka kehadiran buku ini sungguh memperkaya perbendaharaan dalam mendidik -formal maupun informal, tunas-tunas generasi penerus bangsa.

Saya belum pernah menjadi seorang pembaca yang “rakus”, sampai bertemu buku ini. Apalagi dengan kesibukan yang tak pernah kunjung habis, jarang sekali saya menyediakan waktu khusus untuk membaca, sebagaimana yang saya sediakan untuk buku ini. Bahkan kalau boleh terus terang, begitu asyik ‘melahapnya’, saya sampai lupa memakai kaca mata. Padahal, mata minus saya tak nyaman untuk diajak membaca tanpa kaca mata.

Bagaimana saya tidak menikmati buku ini? Sepanjang membacanya, pikiran dan hati saya (dan tentunya kepala saya juga, he.. he.. ) dibuat menggeleng-geleng karena menyesal, serta mengangguk-angguk karena merasa tercerahkan. Buku ini juga membuat saya menangis dan berberistighfar karena selama ini ternyata saya sering merusak anak-anak saya sendiri dengan pola asuh yang yang tidak efektif, bahkan kontraproduktif.

Buku ini sukses “membius” saya karena judulnya terus terang langsung membuat saya tercerahkan dan penasaran. Terlebih isinya semua sangat inspiratif. Rasanya tak ada kata-kata yang tak “gurih” di buku ini. Apalagi sang penulis banyak memberikan tips-tips praktis sebagai solusi mendidik anak yang sedang saya cari-cari sejak lama. Dan semua itu berpijak pada dua kekuatan vital: pengalaman nyata penulis sendiri dalam mengasuh putra-putrinya; serta kekayaan bobot yang melimpah dari “kerakusan” membacanya.

Namun yang lebih luar biasa adalah, buku ini bukan hanya membuat saya terdorong kuat dan terbimbing hebat dalam mempraktekan pola asuh terbaik bagi anak-anak, tapi juga membuat saya semakin berani untuk menulis buku. Seperti judulnya, isi buku ini ternyata betul-betul telah menyadarkan saya bahwa saya hanya akan betul-betul berarti sebagai orang tua, jika bisa membuat-anak saya bahagia dalam belajar, dan belajar untuk menjadi bahagia sesuai koridor fitrah serta syariat ilahiyah. Inilah kebanggan sejati di hadapan Allah SWT dan ummat manusia. Jadi, tunggu apa lagi?

M.Husnaini, Lamongan
Assalamualaikum. Bu Ida.Saya terkesan sekali baca BUKU BAHAGIA MENDIDIK dan BUKU MENDIDIK KARAKTER. Saya baca judul per judul. Tuntas. Mencerahkan. Memantik spirit baru dalam mendidik anak dan murid. Terima kasih Bu. Semoga SMART CHOICE segera terbit lagi. Saya menunggu. TTD ibu di halaman depan semakin membuat buku ini mantab. Sekali lagi terima kasih atas inspirasi dan ilmunya.

Sudah lama saya ikuti tulisan Ibu. Sbb saya langganan Hidayatullah. Sekiranya Smart Choice sudah terbit mohon info. 17 Maret 2012 saya terima dua buku ini, dan sudah khatam masing-masing 3 kali. Jazakillah khairan.

Nurul Bunda Mumtaz:
assalamu’alaikum…
Bu…subhanallah…Buku Pendidikan Karakter bikin saya senyum-senyum sendiri, menitikkan air mata juga, hehe…
Saya jadi koar-koar ke teman-teman supaya pada baca. Seorang teman malah langsung pesan tapi ada pesan sponsor “mau ditandatangani langsung sama penulis”.
Terimakasih telah menjadi penghantar ilmu-Nya
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

Buku Parenting Best Seller, Buku Pendidikan Karakter Best Seller, Buku  Mendidik Anak , Buku Parenting Terbaik, Buku Pendidikan Karakter Terbaik

Buku Parenting Best Seller, Buku Pendidikan Karakter Best Seller, Buku Mendidik Anak , Buku Parenting Terbaik, Buku Pendidikan Karakter Terbaik

Pemesanan Hubungi Aditya Nur Baskoro

HP: 087888765439

Pin BB: 28 BCB 8 F0

Advertisements

Mendidik Karakter anak sejak Dini


Mendidik karakter anak sejak dini, karena Anak-anak Percaya Apapun yang Orangtua Katakan. Sejak detik pertama kelahirannya, manusia adalah makhluk pembelajar. Lihatlah bagaimana bayi belajar, selalu penuh antusias. Ia belajar dengan seluruh indranya. Saat ia melihat benda baru ia pelajari dengan sungguh-sungguh. Ia amati dengan seluruh matanya, ia raba seluruh permukaannya, ia pukul-pukul untuk mendengar suaranya, ia cium baunya, bahkan ia jilat untuk mengetahui rasanya, tak peduli apapun jenis benda itu.

Karena itu, proses pendidikan harusnya menjadi hal yang membahagiakan baik bagi setiap anak maupun guru atau orangtua. Karena anak-anak sesungguhnya menyukai belajar.

Mendidik Karakter Dengan Karakter

Mendidik Karakter Dengan Karakter

Namun, yang seringkali terjadi kegiatan belajar-mengajar menjadi hal yang tidak menyenangkan bahkan kadang menjadi pemicu stres. Padahal, riset membuktikan bahwa dalam keadaan stres otak tidak dapat bekerja optimal.

Banyak orangtua yang menganggap tempat belajar adalah di sekolah. Saat bel berbunyi itulah tanda dimulainya pelajaran. Namun, belajar yang sesungguhnya dilakukan selama detik kehidupan anak. Anak belajar dari apapun yang ia lihat, dengar, raba, cium, dan rasakan.

Anak-anak belajar terutama dari kedua orangtuanya. Jennifer Day dalam buku Children Believe Everything You Say mengatakan bahwa anak-anak, mendengar, menyerap, dan percaya apapun yang dikatakan orang tuanya. Maka berhati-hatilah.

Kisah-kisah berikut ini memberi inspirasi tentang belajar pentingnya memaknai apapun yang kira ucapkan pada anak-anak, karena lewat kata-kata orangtuanya, anak-anak membangun pengertian, memahami dirinya, dan menambah pengetahuan.

Pengantar Bagian 4
Buku Mendidik Karakter dengan Karakter

Prinsip Pengasuhan
“Jika akan menuju planet Mars, lalu ada penyimpangan arah sepersekian milimeter saja di awal keberangkatan, maka bisa jadi pesawat tersebut tidak sampai di Mars. Kesalahan kecil di awal perjalanan bisa jadi menimbulkan penyimpangan sehingga kita tidak sampai di tujuan,” demikian disampaikan Tony Buzan, penemu mind map dan ahli brain management, dalam sebuah seminar di Bali awal Desember 2011 di hadapan para tokoh pendidikan usia dini Indonesia.
Buzan lalu mengatakan bahwa kebanyakan orangtua juga pemerintah khawatir tentang pendidikan tinggi di universitas, padahal yang terpenting adalah pendidikan di awal kehidupan anak. “Jika ada penyimpangan sedikit pada pendidikan usia dini, maka pada usia dewasa penyimpangannya akan semakin lebar. Sehingga anak menjadi sosok dewasa yang jauh dari yang diharapkan,” ujarnya.
Saat ini, sejak makin ditemukannya alat untuk meneliti otak, orang semakin menyadari bahwa usia dini merupakan usia yang sangat penting. Karena itu, disebut sebagai golden age karena sangat menentukan keberhasilannya sepanjang hayat. Pada usia dini, adalah masa membuat pola-pola pikir maupun perilaku yang akan digunakan saat dewasa. Keberhasilan pembinaan pada usia dini akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja di masa dewasanya.
Oleh karena itu, pentingnya parenting atau pengasuhan di dalam keluarga kini makin banyak diangkat. Bahkan para tokoh dan pakar yang selama ini dikenal di dunia manajemen seperti Stephen R Covey dan John Maxwell juga kemudian menulis buku parenting. Covey menulis The 7 Habits of Highly Effective Families dan John C Maxwell menulis Breakthrough Parenting. Dalam pengantar bukunya tersebut, Covey menulis, “Sepanjang hidup saya, tidak pernah saya memiliki gairah yang sedemikian besar terhadap proyek seperti yang sekarang saya miliki untuk menulis buku ini- karena keluarga merupakan apa yang paling saya pedulikan,” ujarnya.

Harga: Rp. 42.000,-

Pemesanan hubungi : 087 888 765 439 / 0813 212 066 35
pin BB: 28BCB8F0

email testimoni Anda di : mendidikkarakter@gmail.com

Informasi dan Pendaftaran Training ESQ :

ESQ LEADERSHIP CENTER

Pendaftaran-Training-ESQ-Umrah-Haji-Bimbel-English-Course