Pernahkah kau memperhatikan orangtuamu ketika mereka tertidur?


ibu1Pernahkah kau memperhatikan orangtuamu ketika mereka tertidur? Tubuh ayahmu yang kuat dan besar dulu, sekarang sudah mengecil dan melemah. Rambutnya pun sudah mulai memutih, wajahnya sudah mulai mengerut. Orang ini sudah bekerja keras setiap harinya dan bersedia mengorbankan apa saja untuk memastikan keluarganya terjamin dan anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang baik. atau bagaimanakah tentang Ibumu, yangmemiliki tangan yang lembut dan senantiasa merawat serta menjagamu ketika kau bayi. Sekarang kedua tangan itu kering dan pecah -pecah, dia menghadapi berbagai tantangan, makian dan susah payah hanya untuk kita.

Wanita ini menjaga kebutuhan kita sehari – hari, senantiasa menjaga kita karena kecintaannya kepada kita. Tapi sedihnya, kita sering salah sangka, perhatian mereka kita anggap sebagai pengekangan.

Sebenarnya tidak perlu menunggu sampai mereka tidur untuk tahu bahwa mereka sudah mulai tua dan melemah. Dari cara berjalan saja terlihat sudah tidak secepat dan segesit dulu, dari cara bicara dan dari cara mereka memanggil kita untuk meminta bantuan sudah tidak sekeras dan setegas dulu.

Dari cara ayah kita mengangkat beban berat saja sudah dapat terlihat bahwa dia memerlukan perjuangan yg amat sangat, jika dibandingkan dulu. Ya, mereka sudah tua sekarang.

Tapi mereka masih ada, masih ada waktu untuk kita membantu mereka sebagaimana mereka selalu membantu kita disaat kecil.

banner-website-halim


7 thoughts on “Pernahkah kau memperhatikan orangtuamu ketika mereka tertidur?

  1. Membaca artikel ini membuat saya menitikkan air mata,dan membuat saya rindu akan ke dua orang tua saya yang telah tiada.karena saya tinggal jauh dari tanah air,orang tualah yang menjadi tempat saya menuangkan segala keluh kesah yang ada di hati.mereka tidak ahli dalam memberikan pendapat,namun mereka pendengar terbaik di dunia .dan saat ini hati saya terasa sangat sepi,sungguh saya sangat merindukan mereka….

  2. membaca artikel ini, saya jadi teringat dengan orang tua saya, khususnya ayah saya yang sudah tiada. saya jadi rindu pada ayah saya. rasanya aku ingin memeluknya dan mengatakan lagi “betapa aku mencintaimu ayah karena cinta kita pada Allah”. semoga Allah SWT mengumpulkan kita sekeluarga di Surga-Nya. amin…

  3. rindu….
    dan rasa sayang sangat membuncah ketika membaca tulisan ini..
    ingat ibu
    ingat ayah…
    bersyukur karena mereka masih ada….
    berbakti pada mereka walau tak mampu balas segala kebaikanyang telah diterima….

    semoga Allah menempatkan mereka di SyurgaNya…
    amiinn….

    rasanya ingin berjuang tuk menghadiahkan mereka syurga dan kemudahan di akhirat nanti….

    SElamat pagi….!!!

  4. subhanallah,,,
    saya sampai menitikkan air mata membaca artikel ini,,,
    jadi inget ma ayah saya yang udah tiada,,
    kangen banget,,,
    semoga aja beliau bisa tenang disana,,
    tetp semangat buat ibu dan ayah bahagia,,,
    buat mereka tersenyum,,
    semoga dipertemukan dalam jannahNya kelak,,aminnn

    KEEP FIGHT…..!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s