Interview


William Satriaputra de Weerd, Ketua Wilayah PPME Nederland

ESQ is the Eye Opener of My Heart
Di balik pembawaannya yang tenang, tersimpan tekad yang kuat dalam menyelenggarakan ESQ di Negeri Kincir Angin. Hal ini agak mengherankan, mengingat dirinya belum merasakan training tersebut. Berkat kegigihan dan ketulusannya akhirnya apa yang diidamkannya membawa ESQ ke Eropa bisa terlaksana.

“To be honest, ada suatu dorongan dari dalam yang tak dapat saya ceritakan dengan kata-kata, mengapa saya harus menyelenggarakan training ESQ ini di Belanda,” ujar laki-laki yang telah berkiprah selama 20 tahun lebih di Persatuan Pemuda Muslim se-Eropa.

Dorongan tersebut tentu bukan berdasarkan komitmen intelektual. Mengingat secara perhitungan matematis, penyelenggaraan acara besar itu, tak akan membawa keuntungan finansial. Jumlah tim yang besar, sarana dan prasarana, membutuhkan biaya yang tak sedikit. Sementara di kalangan komunitas muslim Belanda, ESQ masih merupakan hal yang baru. Hanya 3 keluarga yang tercatat telah mengikuti training dan mendukung terselenggaranya acara tersebut.

Rasa ingin tahunya bermula ketika bulan November 2005 ke Jakarta dan bertemu dengan salah seorang staf ESQ. Rasa penasaran itu berkembang menjadi suatu keyakinan ketika bertemu Ary Ginanjar Agustian di kantor ESQ akhir Februari 2006. Sebulan kemudian ia bertemu dengan Devi, ibu dari tiga orang putra/i yang tanpa sengaja dan tanpa diketahuinya bahwa wanita penuh semangat itu adalah alumni ESQ.

Di meja makan rumah Devi, siang itu laki-laki kelahiran Bogor, 12 Agustus 1956 yang telah bermukim di Belanda selama lebih daari 30 tahun, menyampaikan keinginannya untuk menyelenggarakan ESQ. Rupanya gayung bersambut karena wanita yang bernama Devi tersebut pernah diminta oleh tim ESQ juga untuk mengembangkan ESQ di Belanda, walaupun ia seorang pendatang baru.

Sebelumnya Mohammad Fikri Ferdinandus dan Edy Djunaedy mengeluh karena mengalami kesulitan untuk mengembangkan ESQ dan memintanya untuk menyelenggarakan training ini. “Saya katakan, insya Allah!” Ia begitu yakin, hingga mengatakan kepada teman-temannya di kepengurusan PPME bahwa training ESQ ini sangat baik dan perlu diikuti untuk membekali diri menjadi manusia yang berwawasan, tangguh, dan berakhlak baik.

Hingga akhirnya, Breede El-Amien School menjadi saksi suami dari Emma Rodini ini merasakan kebahagiaan dan rasa puasnya atas terselenggaranya acara ini. “Training ESQ is the eye opener of my heart. Saya sangat terkesan dengan metodelogi yang disampaikan dan mengenai sasaran. Dalam waktu singkat yaitu selama tiga hari saya dibawa ke suatu perjalanan deep down inside untuk memperkenalkan jati diri saya. Alhamdulillah, saya secara pribadi puas dan merasa bahagia telah mengikuti training ini.”

Pendidikan dasar hingga menengah atas ditempuh di Indonesia. Pendidikan tingginya ditempuh di Belanda. Hingga meraih MBA International Business Studies and Strategies di Derbyshire Business School, United Kingdom. Aktif di kepengurusan PPME sejak tahun 1985. Posisi di organisasi pusat (wilayah) mulai dari bendahara, sekretaris, caretaker sampai dengan ketua wilayah Nederland. Pada periode kepengurusannya, ia terlibat dalam pemekaran tiga Cabang PPME baru di kota Amsterdam, Breda, dan Heemskerk.

Menurutnya problematika masyarakat Indonesia di Negeri Kincir Angin ini adalah hidup di persimpangan jalan antara dua kultur yang berbeda. “Kalau tidak hati-hati mudah terseret pada hal-hal yang negatif. Contohnya, sejak kecil anak-anak kita di sekolah diajarkan untuk berani berbicara. Jika kita tidak bisa membimbing mereka di rumah, bisa jadi anak tidak punya sopan santun dan berani kepada orang tua. Sejak kecil belajar jujur dan terbuka, ini positif, tapi kalau tidak dibimbing, sering membuat anak-anak tidak punya rasa malu. Dan masih banyak lagi problem lainnya,” ujar ayah satu putra dan satu putri ini.

Peran ESQ menurut General Manager APW BV ini adalah menjadikan masyarakat Indonesia di Belanda memahami 7 values yang di Belanda ini sesungguhnya berasal dari Asma Allah. Mengenai rencana training ke dua di bulan September, “Insya Allah, saya optimis. Angkatan yang pertama saja sudah berjalan sukses, walaupun saya bukan alumni dan belum punya pengalaman menyelenggarakan ESQ. Sekarang dengan bertambahnya alumni training ini, insya Allah akan lebih sukses.

( ida s widayanti )

Informasi Training ESQ
Terbaru 2008
KLIK DISINI !!
Untuk Pendaftaran Hub :

Aditya N B

ESQ Leadership Center,
Jln. Ciputat Raya No. 1B, Jakarta
12310.

(0888 99 0 3156)

(021)7696654 EXT: 311

BCA Capem Kebayoran Blok M
a/c 679-0306595
a/n PT. Arga Bangun Bangsa

Baca Juga:

1. Berbagi Cerita | Kesan & Pesan tentang acara Gerak Jalan ESQ memperingati 100 th HARKITNAS

2. Sejuta Guru Akan Dapat Pelatihan ESQ Gratis | Info ESQ

3.GRAHA 165

4.99 Asmaul Husna | Nama – Nama Allah

5.Gerak jalan 100 th Kebangkitan Nasional Indonesia| ESQ Way 165 |Gerak Jalan ESQ

One thought on “Interview

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s