Seputar Fatwa Haram/sesat ESQ di Malaysia


Benarkah ESQ Haram di Malaysia?

7 July 2010

Ary Ginanjar (tengah) bersama Dato' Seri Najib Tun Razak (paling kiri) dan Dato' Mukhriz Tun Mahathir, putra Mahathir Mohamad (paling kanan) di Kuala Lumpur Berita tentang fatwa haramnya Training ESQ di Malaysia merebak. Hingga menjelang pukul 12.00 siang ini (7/7), situs berita detik.com telah menurunkan 8 berita yang berkaitan dengan Training ESQ yang didirikan oleh DR. H. C Ary Ginanjar Agustian. Kantor ESQ Leadership Center pun menerima banyak pertanyaan baik melalui telepon, email, maupun SMS. Beberapa media pun langsung mendatangi kantor ESQ seperti MetroTV dan detik.com.

ESQ Leadership Center SDN BHD Malaysia telah mengeluarkan Kenyataan Rasmi (Pernyataan Resmi) pada tanggal 5 Juli 2010. Dalam pernyataan yang ditandatangani General Manager ESQ Malaysia Marhaini Yusoff disebutkan bahwa yang menyatakan haram hanya di Wilayah Persekutuan, sedangkan di 13 negeri lainnya ESQ tetap berjalan.

Head of President Director Office ESQ, Dwitya Agustina, menjelaskan beberapa hal berkaitan dengan fatwa haram dari Mufti Wilayah Persekutuan tersebut:

1. Muftie Wilayah Persekutuan untuk wilayah Kuala Lumpur hanyalah 1 orang Muftie dari 14 Muftie Wilayah yang ada di Malaysia

2. Sampai dengan saat ini 13 Muftie dari Wilayah lainnya tidak melarang Training ESQ

3. Training ESQ sudah diikuti oleh 8 orang Muftie Wilayah dan timbalan Muftie di Malaysia dan mereka memberikan tanggapan positif

4. Saat ini, ESQ sudah didampingi oleh Panel Syariah yang terdiri atas para tokoh agama dan mantan Muftie di Malaysia sebagai berikut:

* Dato’s Mustafa Abdul Rahman, Mantan Ketua Pengarah Jakim.

* Tan Sri Abdul Kader Talip, Mantan Muftie Wilayah Persekutuan

* Dato’ Paduka Sheikh Hasbullah Sheikh Abdul Halim, Mantan Muftie Kedah

* Dato’ Hj Nooh Hj Gadot, Mantan Muftie Johor

* Dr Adnan  Mohd Yusoff, Dekan Qur’an dan Sunnah, Universiti Sains Malaysia

5. Di Indonesia training ESQ juga mendapatkan rekomendasi dari NU, Muhammadyah, ICMI, MUI, DDI, dan Hidayatullah.

Training ESQ di Malaysia saat ini tetap berlangsung seperti biasa. Berdasarkan jadwal yang ada, pada bulan Juli ini ada beberapa agenda training ESQ di antaranya:

ESQ MCB (Mission Statement & Character Building) Serawak 10-11/7, ESQ Teens Perak 10-11/7, ESQ Teens Penang 10-11/7, ESQ Basic di Kualalumpur 23-25/7, ESQ Basic di Johor Baru 23-25/7, serta ada 6 training inhouse di beberapa perusahaan multi nasional. (ida – http://www.esqmagazine.com)

ARTIKEL TERKAIT :

TANGGAPAN DARI ESQ LC MENGENAI FATWA DARI MUFTIE WILAYAH PERSEKUTUAN – MALAYSIA

HASYIM MUZADI DIHUJANI PERTANYAAN SOAL ESQ

BANGUN KARAKTER POLISI, KAPOLRI BERI ARY GINANJAR PENGHARGAAN

Tanggapan ESQ Leadership Center Mengenai Fatwa dari Mufti Wilayah Persekutuan – Malaysia

7 July 2010

Assalamualaikum Wr Wb

ESQ Leadership Center adalah lembaga training sumber daya manusia yang bertujuan membentuk nilai dan karakter, melalui penggabungan 3 potensi manusia yaitu kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual. Jika selama ini, teori pengembangan sumber daya manusia dan kepemimpinan kering dari nilai-nilai spiritual maka Ary Ginanjar Agustian membawa nilai-nilai spiritual tersebut ke dalam training yang digagasnya.

Setelah 10 tahun berdiri, sejak 16 Mei 2000, sampai dengan saat ini  jumlah alumni training ESQ telah mencapai lebih dari 850 ribu dan terus bertambah dengan pesat setiap bulannya.

Sehubungan dengan berita mengenai fatwa atas training ESQ yang dikeluarkan oleh Mufti Wilayah Persekutuan Malaysia, dapat dijelaskan sebagai berikut:

1.    Malaysia memiliki 14 Mufti untuk 13 Negeri dan 1 Wilayah Persekutuan (setingkat Provinsi di Indonesia), yaitu:

•    Negeri Johor

•    Negeri Kedah

•    Negeri Kelantan

•    Negeri Melaka

•    Negeri Sembilan

•    Negeri Pahang

•    Negeri Perak

•    Negeri Perlis

•    Negeri Pulau Pinang

•    Negeri Selangor

•    Negeri Trengganu

•    Wilayah Persekutuan

•    Negeri Sabah

•    Negeri Sarawak

2.    Fatwa Pengharaman terhadap Training ESQ dikeluarkan oleh Muftie Wilayah Persekutuan, mencakup Kuala Lumpur, Putrajaya dan Labuan, satu diantara 14 Mufti  tersebut di atas

3.    Dalam Muzakarah atau sidang dengan seluruh Mufti pada tanggal 14 April 2010, yang dihadiri oleh Bapak Ary Ginanjar Agustian didampingi 5 orang Panel Syariah ESQ, Bapak Ary Ginanjar Agustian sudah menjelaskan satu persatu perkara yang disampaikan dalam fatwa tersebut kepada semua Mufti yang hadir. Secara umum dapat disimpulkan bahwa mereka menerima dengan baik dan tidak ada penyelewengan di dalam training ESQ.

Namun disayangkan, Mufti Wilayah Persekutuan tidak hadir dalam pertemuan tersebut. Bahkan sampai Fatwa dikeluarkan, Mufti Wilayah Persekutuan tidak pernah bertemu dengan Bapak Ary Ginanjar Agustian untuk mendapatkan penjelasan. Mufti Wilayah Persekutuan juga tidak pernah mengikuti training ESQ hingga saat ini.

4.    Untuk mendapatkan penilaian atas Training ESQ, 8 orang Mufti serta Timbalan (Wakil) Mufti di Malaysia sudah mengikuti training ESQ. Namun, Mufti Wilayah Persekutuan tidak pernah mengikuti training ESQ hingga saat ini.

Tanggapan dari 8 orang Mufti dan Timbalan (Wakil) Mufti, yang sudah mengikuti training ESQ, sangat positif dan mereka menyampaikan tidak ada penyelewengan di dalam Training ESQ.

Diantara Mufti yang sudah mengikuti training ESQ adalah Mufti Perak – Tan Sri Harussani dan Mufti Pulau Pinang – S.S. Datuk Hassan Ahmad (ulasan testimoni mereka setelah mengikuti training ESQ dapat dilihat di http://www.esqway165.com)

Berikut ini adalah 8 orang Mufti dan Timbalan Mufti yang sudah mengikuti Training ESQ:

•    YBSS Tan Sri (Dr) Hj. Harrussani bin Hj. Zakaria  – Mufti Perak

•    YBSS Dato’ Hj. Hasssan bin Hj. Ahmad – Mufti Pulau Pinang

•    YBSS Dato’ Hj. Mohd Yusof bin Hj. Ahmad – Mufti Negeri Sembilan

•    YBSS  Tuan Haji Kipli bin Haji Yasin – Mufti Sarawak

•    YBSS Dato’ Hj. Mohd Tahrir bin Dato’ Shamsudin – Mufti Johor

•    YBSS Dato’ Hj. Abd. Rahman bin Hj. Osman – Mufti Pahang

•    YBhg. Dato’ Hj. Che Mohd Rahim bin Hj. Jusoh – Timbalan Mufti Kelantan

•    YBhg. Tuan Syeikh Marwazi bin Dziyaudin – Timbalan Mufti Kedah

5.    Saat ini, ESQ sudah didampingi  oleh 5 orang Panel Syariah yang terdiri atas para tokoh agama dan mantan Mufti di Malaysia sebagai berikut:

•    Dato’ Mustafa Abdul Rahman, Mantan Ketua Pengarah JAKIM (Jabatan Kemajuan Islam Malaysia)

•    Tan Sri Abdul Kader Talip, Mantan Mufti Wilayah Persekutuan

•    Dato’ Paduka Sheikh Hasbullah Sheikh Abdul Halim, Mantan Mufti Kedah & Mantan Ketua Hakim Mahkamah Shariah Negeri Kedah

•    Dato’ Hj Nooh Hj Gadot, Mantan Mufti Johor

•    Dr Adnan  Mohd Yusoff, Dekan Fakulti Pengajian Qur’an dan Sunnah, Universiti Sains Islam Malaysia (USIM)

6.    NU,Muhammadyah,ICMI,MUI  sudah memberikan surat rekomendasi kepada Jabatan Kemajuan Islam Malaysia dan menyampaikan bahwa tidak ada pelanggaran atas akidah Islam dalam Training ESQ (Surat Rekomendasi dapat dilihat di http://www.esqway165.com)

7.    Panel Syariah ESQ sudah memberikan tanggapan resmi atas hal-hal yang disampaikan dalam Fatwa tersebut dan disampaikan dalam Muzakarrah atau sidang pada tanggal 14 April 2010 (dapat dilihat di http://www.esqway165.com)

8.    Sampai dengan saat ini, training ESQ di Malaysia terus berlangsung di wilayah lainnya (di luar Kuala Lumpur, Putrajaya dan Labuan)

9.    Sampai dengan saat ini, ESQ sudah menerima Surat Dukungan Resmi dari 4 Mufti lainnya, yang menyatakan bahwa Training ESQ bisa dilaksanakan di negeri mereka dan tidak ada penyelewengan dalam Training ESQ. Keempat Mufti tersebut adalah Mufti Penang, Mufti Pahang, Mufti Kedah dan Mufti Perak

Dokumen Pendukung:

 

Testimoni YBSS Tan Sri (Dr) Hj. Harrussani bin Hj. Zakaria – Mufti Perak

ARTIKEL TERKAIT :

KOMENTAR PARA TOKOH DI BERBAGAI MEDIA MENGENAI ESQ

9 July 2010

Sehubungan dengan Fatwa Mufti Wilayah Persekutuan- Malaysia terhadap ESQ, berikut ini adalah komentar para tokoh nasional mengenai training ESQ yang dimuat di berbagai media massa di Indonesia.

1. Menteri Agama – Suryadharma Ali (detik.com; vivanews.com)

“ESQ itu bukan suatu lembaga baru di Indonesia. Sudah berkembang lama dan di Indonesia tidak ada reaksi seperti itu. Karenanya kalau ada pandangan bahwa ESQ melenceng dari ajaran agama, kita harus lihat dulu pada bagian yang mana yang begitu”

2. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat – Priyo Budi Santoso (detik.com; republika.co.id)

“Wajar-wajar saja saya kira. Semua metodenya positif. Esensinya sangat positif. Hasilnya untuk mengasah hati anggota DPR. Tidak memprovokasi. Malah ada semangat hati dan komitmen untuk berprestasi dan tidak bicara sama sekali hukum agama. Dan pada situasi sehari-hari ini terasa sangat berhasil”

3. Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama – Slamet Effendi Yusuf (detik.com; republika.co.id)

“Setahu saya Ary Ginanjar itu mendakwahkan masalah hati tidak dilepaskan dari ajaran Al Quran. Jadi menurut saya berlebih-lebihan kalau itu diharamkan. Setahu saya banyak yang ikut ESQ. Itu seperti ngaji aja, untuk tambah ilmu, itu sah-sah saja. Itu kan bagian dari pengelanaan dan pengembaraan pencarian ilmu”

4. Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama – KH. Hasyim Muzadi (mediaindonesia.com)

“Saya sudah memberikan surat rekomendasi kepada Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) atau Majelis Ulama Malaysia melalui Pimpinan ESQ Ary Ginanjar. Kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh ESQ Leadership Center mengajarkan keimanan yang kuat melalui teori keilmuan. Tidak ada penyimpangan kaidah Islam dalam kegiatan pelatihan yang diselenggarakan ESQ Leadership Center”

5. Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadyah – Din Syamsuddin (antaranews.com)

“Tidak ada praktik pelatihan yang diberikan ESQ yang menyimpang dari akidah Islam. Tidak ada hal aneh atau pantas dipandang sesat. Metode yang dikembangkan ESQ adalah pelatihan yang mendorong peningkatan kecerdasan spiritual dan emosional yang didasarkan pada ajaran Islam. Metode pelatihan emosional yang dikaitkan dengan spiritual banyak juga dikembangkan oleh para pengajar di sejumlah Negara maju. Sebagai pelatihan pengembangan diri tidak ada masalah jika kalangan non muslim juga ikut dalam pelatihan”

6. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Departemen Agama Republik Indonesia – Prof. Nasaruddin Umar (antaranews.com)

“Keberadaan lembaga pelatihan sumber daya manusia ESQ pimpinan Ary Ginanjar Agustian di Indonesia tidak bermasalah dan tak ada yang mengganggapnya sebagai aliran sesat. ESQ kan sudah sekitar sepuluh tahun, kalau ada masalah tentu sudah heboh. MUI, tokoh masyarakat, tokoh agama dan rector sudah banyak yang ikut pelatihan ESQ. Kalau ada masalah, tentu mereka akan mempermasalahkannya”

7. Ketua Umum Partai Demokrat – Anas Urbaningrum (republika.co.id)

“Jangan berkecil hati, tetap berkonsentrasi dan fokus atas apa yang selama ini telah dirintis dan dijalankan. Bukti tentang faedah kehadiran ESQ lebih penting ketimbang fatwa itu sendiri. Teruslah berkhidmat untuk kemajuan umat dan bangsa”

8. Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat – Lukman Hakim Saifudin (republika.co.id)

“Fatwa sesat terhadap program ESQ dari mufti di Malaysia, amat berlebihan. ESQ justru telah berhasil menyadarkan spiritualitas sekaligus membentuk karakter masyarakat menjadi lebih baik. Telah banyak orang yang merasakan manfaat ESQ. Inti ESQ justru meneguhkan tauhid dan memperbaiki akhlak mulia”

Dokumen Pendukung:

 

Testimoni YBSS Tan Sri (Dr) Hj. Harrussani bin Hj. Zakaria – Mufti Perak

ARTIKEL TERKAIT :

AM Fatwa: Tidak Ada Ajaran Sesat dalam Training ESQ

8 July 2010

AM Fatwa turut angkat bicara soal kontroversi fatwa haram yang dikeluarkan Mufti Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur terhadap training ESQ. Mantan Wakil Ketua MPR RI Periode 2004-2009 tersebut mengatakan, Mufti Kuala Lumpur hanya salah paham dan belum mengetahui serta memahami betul apa itu training ESQ.

“Sebaiknya Mufti Kuala Lumpur cari tahu dulu apa itu ESQ, minimal membaca buku-buku yang dikeluarkan ESQ. Itu bisa dijadikan dasar atau gambaran mengenai apa itu ESQ,” ucap AM Fatwa saat dikonfirmasi melalui telepon.

Fatwa menjelaskan, sudah banyak tokoh-tokoh dan pemimpin Malaysia yang pernah mengikuti training ESQ, mereka semua memberikan dukungan terhadap ESQ.

“Saya sudah dua kali ke Malaysia untuk mendampingi Ary Ginanjar bertemu Mahathir Mohammad dan Perdana Menteri Najib Razak, mereka semua menyambut baik training ESQ. Bila ESQ sesat, mana mungkin Najib Razak dan Mahathir Mohammad hadir dan memberi sambutan dalam acara yang diselenggarakan ESQ,” tuturnya.

Fatwa mengungkapkan, selama ia mengikuti training ESQ berulang kali, tidak ada ajaran yang menyesatkan dan tidak sejalan dengan ajaran Islam serta kaidah-kaidah Islam. Bahkan ESQ memberikan panduan mengenai pengamalan Islam di dalam tuntunan keruhanian dan amalan kebajikan di masyarakat.

“Ada baiknya Mufti Kuala Lumpur mengundang atau menerima pihak ESQ untuk mengklarifikasi atau meminta penjelasan terlebih dahulu, jangan menjatuhkan sesuatu pandangan membingungkan. Lebih baik bertukar pikiran,” urainya.

Anggota DPD RI itu membantah kalau dalam training ESQ ada ajaran-ajaran Yahudi ataupun Hindu dan mencampuradukkan ajaran keruhanian bukan Islam dengan ajaran Islam, seperti yang dikatakan Mufti Kuala Lumpur.

“Saya tidak melihat ajaran Yahudi dalam ESQ, kalau mengutip pakar ilmu pengetahuan seperti Plato, Aristoteles menurut saya tidak masalah. Di dalam pelajaran filsafat Islam juga banyak dikutip pandangan para filosof dan itu tidak masalah,” jelasnya. (jos/sym)

Sumber : http://esqmagazine.com

Dokumen Pendukung:

 

Testimoni YBSS Tan Sri (Dr) Hj. Harrussani bin Hj. Zakaria – Mufti Perak

ARTIKEL TERKAIT :

Soegiharto: Pemberitaan Fatwa Sesat tak Ganggu Persaudaraan Serumpun

8 July 2010

Banyak pihak menanyakan, apakah dampak dari pemberitaan fatwa sesat terhadap ESQ yang dinyatakan oleh Mufti Wilayah Persekutuan akan merusak hubungan Indonesia-Malaysia. Ketua Persaudaraan Serumpun Indonesia Malaysia (PSIM) yang juga mantan Meneg BUMN Soegiharto menepis anggapan itu. “Kita harus berpikir positif. Pemberitaan tersebut tidak akan mengganggu hubungan persaudaraan yang sudah terjalin khususnya dalam PSIM ini.”

PSIM yang didirikan atas inisiatif alumni ESQ Indonesia-Malaysia, bertujuan untuk mempererat hubungan persaudaraan kedua negara. Piagam Persaudaraan Serumpun Indonesia Malaysia (PSIM) pada Sabtu, 12 Desember 2009 di Menara 165, Jl TB Simatupang Jakarta Selatan.

Menurut Komisaris Utama Pertamina ini, ESQ seperti oksigen, tidak memiliki warna dan tidak bermuatan politis justru mengajarkan kemanusiaan, perdamaian, keadilan dan nilai positif lainnya yang akan memperkokoh ikatan persaudaraan. Training ESQ sudah dirasakan positif oleh berbagai komponen masyarakat di kedua negara. “Manfaat ESQ dirasakan positif selama ini oleh berbagai lapisan masyarakat bukan saja bagi kehidupan individu, keluarga, lembaga, bahkan bangsa dan negara, bukan saja di Indonesia melainkan juga Malaysia. Jumlah alumni di Malaysia sudah mencapai lebih dari 65 ribu orang.”

Menurutnya, fatwa yang menyatakan ESQ menyimpang dari ajaran agama lebih disebabkan karena kesalahpahaman mengenai apa yang disampaikan dalam training ESQ.

“Menurut saya sangat keliru jika ESQ dianggap sebagai ajaran atau aliran agama. Training ESQ adalah sebuah metode pelatihan sumber daya manusia yang oleh Pak Ary diwarnai dengan nilai spiritualitas,” jelasnya.

Saat berlangsungnya Training ESQ Eksekutif Nasional angkatan 85 di Menara 165 (Jumat 18/12/2009) Sugiharto menyatakan rasa syukurnya terpilih sebagai ketua PSIM. “Ini bukan sebuah kebetulan. Saya mempunyai ikatan emosional yang cukup kuat dengan Malaysia. Pada masa pendudukan Jepang, seluruh keluarga ayah saya hijrah lari ke Malaysia untuk menghindari pengejaran tentara Jepang.”

Selanjutnya Sugiharto menceritakan, hanya ayahnya yang kembali ke Indonesia, sedangkan ketujuh saudara ayahnya itu hingga kini masih menetap di Malaysia dan tersebar di berbagai tempat.

“Saya yakin dengan ikatan spiritual yang dibangun melalui ESQ, persaudaraan kita dengan Malaysia akan makin erat. Karena Malaysia bukan hanya tetangga namun saudara seiman dengan kakek buyut yang sama dan banyak berasal dari Indonesia seperti Minangkbau dll.” (ida – www.esqmagazine.com)

Dokumen Pendukung:

 

Testimoni YBSS Tan Sri (Dr) Hj. Harrussani bin Hj. Zakaria – Mufti Perak

ARTIKEL TERKAIT :

One thought on “Seputar Fatwa Haram/sesat ESQ di Malaysia

  1. MENYINGKAP 3 RAHASIA BAWAH SADAR KITA (pre launch)
    1. RAHASIA KANAN DAN KIRI
    2. MENGGAPAI HAJI MABRUR,
    3. PERBAIKAN KUALITAS TEMPAT IBADAH

    Assalamu’alaikum wr wb.

    1. RAHASIA KANAN DAN KIRI

    Allah dan Rosulnya dalam berbagai kesempatan sering membandingkan dan menekankan antara kanan dan kiri dan suatu saat mungkin kita akan bertanya ada rahasia besar apa di balik semua itu?
    Roger Sperry penerima nobel tahun ‘81 berpendapat bahwa otak kanan berfungsi dalam hal persamaan, khayalan, kreativitas, bentuk atau ruang, emosi, musik dan warna. Daya ingat otak kanan bersifat panjang (long term memory). Bila terjadi kerusakan otak kanan misalnya pada penyakit stroke atau tumor otak, maka fungsi otak yang terganggu adalah kemampuan visual dan emosi misalnya.
    Otak kiri berfungsi dalam hal perbedaan, angka, urutan, tulisan, bahasa, hitungan dan logika. Daya ingat otak kiri bersifat jangka pendek (short term memory). Bila terjadi kerusakan pada otak kiri maka akan terjadi gangguan dalam hal fungsi berbicara, berbahasa dan matematika
    Di banyak negara Eropa dan Timur Tengah lalu lintas di jalan raya menggunakan jalur kanan (right driving) sedangkan di negeri kita menganut lalu lintas jalur kiri (left driving). Kalau mengacu pada teori Roger Sperry di atas, menyetir adalah kegiatan otak kirii berupa angka (….Km) urutan (ngantri), tulisan (dilarang belok kiri), bahasa (dilarang stop) , hitungan (Kecepatan 20 Km/ jam) dan logika (reflek ngerem, tancap gas, maju mundur, pindah gigi persnelling). Kalau sedang menyetir jalur kiri, kita akan lebih sering melihat spion kiri dan ketika mau nyalip baru kita melihat ke kanan. Kalau kita perhatikan dan rasakan secara seksama saat melihat spion kiri maka terasa otak kanan bekerja, sedangkan ketika akan menyalip dengan kita melihat spion kanan maka otak kiri bekerja. Dengan demikian ternyata hampir sebagian besar hidup kita menggunakan otak kiri dan pada keperluan tertentu baru memanfaatkan otak kanan..
    Dulu waktu saya kecil, guru agama bercerita kalau kita tiap hari digoda oleh syetan, cara mengusirnya dengan membaca a’udlubillahiminasyaithonirrojim kemudian meludah ke kiiri 3 kali. Kata guru juga tiap hari di sebelah kanan kita didampingi malaikat pencatat amal kebaikan (rakhib) dan malaikat pencatat amal keburukan di sebelah kiri (’athid), jadi kalau nyetir mobil terus meludah ke kanan berarti malaikat yang mencatat amal kebaikan tak sengaja terludahi. Padahal tiap hari syetan menggoda dan karena malaikat pencatat kebaikan sering tidak sengaja kena ludah kita kemungkinan mereka pergi, maka amal yang dicatat hanya keburukannya saja (logikanya).
    Jadi saya pikir mungkinkah di Indonesia dirubah dari left driving menjadi right driving supaya, sopir disebelah kiri, sehingga kalau sedang nyetir mobil dan meludah maka syetan terludahi, bukan lagi malaikat pencatat kebaikan.
    Dengan setiap hari jalan di jalur kiri maka lebih mengaktifkan otak kiri daripada otak kanan, kebiasaan tadi terbawa pada cara berfikir, berucap dan bertindak atau perilaku kita menjadi terbalik balik seperti contoh di bawah :
    -Koruptor, pak polisi sibuk mencari kemana dia sebenarnya berada tahunya dia baru pulang umrah, kemana sih lho dicari-cari selama setengah bulan ini?. lalu dia jawab, saya habis umrah satu keluarga. (jalan kiri terus kiri, tiba-tiba ke kanan sampai di bandara masih di kanan, tiba di kantor ke kiri lagi).
    - Ada seseorang yang ingin jadi wakil bupati, hebatnya dalam sekejap dia bisa berubah dari wakhil bupati (wanita khilaf buka paha tinggi-tinggi), menjadi seperti wanita muslimah berkerudung layaknya lulusan gontor (jalan kiri terus kiri, kiri lagi tiba-tiba ke kanan sekejap dan niat tidak kesampaian dia balik lagi jalan kiri).
    - Pembunuh jugabegitu, setelah memutilasi korbannya dia tampil di pengadilan seperti seorang ustadz berbaju gamis dengan kopiah putih khas pak haji yang baru turun dari pesawat lengkap dengan sorban palestinanya (jalan kiri terus kiri, tiba-tiba ke kanan dan nanti ke kiri lagi?).
    - Komentar seorang Menteri (sepintas bener tapi kalau dicermati terbalik) meminta Ariel, Luna Maya dan Cut Tari untuk lebih tegas. Jika memang video mesum itu benar, mereka harus bilang iya. Tapi kalau bukan, harus tegas menolak..
    Polisi adalah pemeriksa (Subyek) dan Ariel, Luna, Cut Tarii adalah yang diperiksa (obyek), jadi hemat saya kalimat yang benar kenapa Polisi tidak tegas data dan bukti-bukti sudah lengkap belum juga meraka dijadikan tersangka.
    - Banyak orang yang notabene paham agama, berorganisasi mati-matian membela organisasinya tanpa reserve, padahal nanti di akhirat tanggung jawab adalah masing-masing pribadi terhadap amalnya.
    Masih banyak contoh, dibanyak tempat dan kesempatan orang-orang yang ada interest tertentu, biasanya dia jalan jalur kiri dan dalam hitungan detik dia bisa berubah menjadi jalan jalur kanan, tapi ya lagi-lagi kalau maksudnya tidak kesampaian dia balik lagi ke kiri.
    Mengambil keputusan penting juga tidak boleh terbalik, mohon petunjuk kepada yang Maha Ghoib untuk membimbing yang paling ghoib pada diri kita yaitu hati, kemudian diteruskan otak (interface antara yang ghoib dan yang nyata) baru dinyatakan dalam bicara atau tulisan, hikmah bahwa Allah dan Rosulnya selalu menyebut yang ghoib baru yang nyata.
    Bagaimana antara dzikir dan menghafal Al Qur’an, semuanya disamping bernilai ibadah keduanya untuk tujuan kebaikan bagi yang melakukannya. Kalau kita lihat manfaat berdzikr adalah tat’mainnul qulub (agar hati tenang) dan merujuk teori Roger Sperry berdzikir pakai otak kanan (agar hati tenang= mengendalikan emosi) dan hafalan Al’Quran juga pakai otak kanan (memory jangka panjang). Kalau sering banyak nonton tv, hafalan Qur’an akan cepat hilang karena memory hafalan qur’an akan tertimpa oleh pengaruh buruk muatan tv yang nonatebene sama-sama menggunakan otak kanan.

    Mendahulukan anggota yang kanan
    عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِي تَنَعُّلِهِ , وَتَرَجُّلِهِ , وَطُهُورِهِ , وَفِي شَأْنِهِ كُلِّهِ .

    Dari Aisyah ra, ia berkata; Rasulullah saw dahulu dikagumkan oleh mendahulukan bagian yang kanan dalam memakai sandal, bersisir, bersuci dan dalam semua hal.
    :” Janganlah seorang dari kamu makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya, sesungguhnya syetan makan dan minum dengan tangan kirinya” (hadits riwayat Tirmidzi)

    ”Dan golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu.” (QS Al-Waqi’ah [56]: 27).

    Di hari kiamat kelak, manusia terbagi menjadi dua golongan besar. Golongan kanan (ashabul yamin) dan golongan kiri (ashabusy syimal). Setiap golongan akan memperoleh balasan apa yang telah diusahakannya ketika di dunia.”Dan golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan iAl-Waqi’ah [56]: 27).
    Resume:
    Memperhatikan hal di atas, kita jadi bertanya rahasia besar apa sehingga Allah dan Rosulnya menekankan antara kiri dan kanan ?
    Di negeri kita tercinta, banyak yang cara berfikir, bicara dan bertindak menjadi terbalik, sehingga perlu diluruskan, apakah ini pengaruh kebiasaan menyetir mobil left driving sehingga otak kiri menjadi lebih dominan bekerja dari pada otak kanan.
    Makan saja yang resikonya untuk sendiri yaitu keselek harus pakai tangan kanan, sedanngkan nyopir yang resikonya bisa belasan orang kenapa pakai jalur kiri, maka menjadi urgent merubah jalur mobil dari jalur kiri menjadi jalur kanan, mungkin bisa di coba di suatu kota tertentu misal di Aceh?
    Ulama, para ahli kapan akan melakukan penelitian rahasia antara kanan dan kiri untuk perbaikan umat secara jangka panjang ?
    Hanya orang-orarng beriman, berilmu dan memiliki kekuasaan (sulthon), yang akan mampu mengungkap dan mewujudkan rahasia di atas untuk keperluan perbaikan manusia jangka panjang, karena banyak kerja besar yang harus dilakukan.
    Wallahu’alam Bissawab.

    2. Memahami bacaan dan doa dalam berhaji, menyingkap tabir perangkap syetan dan menggapai kemabruran berhaji

    Bacaan Talbiah :
    Labbaika allahumma labbaika, Labbaika laa syarikalaka labbaika Innalhamda wani’mata laka walmulka, Laa syarikalaka”.
    Artinya : Ku sambut panggilan-Mu ya Illahi, Ku sambut panggilan-Mu. Ku sambut panggilan-Mu, Kau yang tiada sekutu bagi-Mu, Ku sambut panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, ni’mat dan kerajaan milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu
    Di tanah suci ketika musim haji, kita akan merasakan keAgungan Allah yang luar biasa dengan melihat keragaman suku bangsa manusia dari berbagai negara di dunia.
    Bacaan Talbiah dalam rangka memenuhi panggilan Allah untuk berhaji, pada bacaan tersebut sangat ditekankan adalah keharusan bertauhid yang benar dengan tidak mensyarikatkan Allah, pujian hanya milik Allah, pentinngya kita bersyukur karena kenikmatan adalah dari Allah dan kekuasaan semua adalah milik Allah. Pada akhir kalimat Talbiah dikunci lagi dengan Laa syarikalaka, larangan mensyarikatkan Allah.
    Selain bacaan Talbiah yang itu, dalam hampir setiap ceramah di masjid-masjid di Makkah Almukaramah, imam masjid berkhotbah menyampaikan bacaan, doa khusus dan larangan di dalam berhaji dan yang sangat ditekankan dengan dasar dalil yang kuat adalah : bacaan dzikir di arafah, doa thawaf, Takbir saat lempar jumrah dan Larangan pokok berhaji.

    Bacaan Utama dzikir di Arafah :

    Laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa ‘alaa kulli syaiin qadiir

    Artinya : Tidak ada Tuhan selain Allah, Tuhan yang tunggal, tidak ada sekutu bagiNya, bagiNya seluruh kekuasaan, dan bagiNya juga seluruh pujian, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

    Bertauhid hanya kepada Allah dan membersihkan hati dengan tidak menyekutukanNya itulah keimanan yang benar, meyakini kekuasaaan hanya milik Allah itulah penerapan sikap rendah hati dan pujian hanya milik Allah itulah keikhlasan amal dan sesungguhnya Allah maha kuasa atas segala sesuatu dan karenaNya Allahlah tempat menyembah dan memohon pertolongan.

    Doa utama saat Thawaf :
    Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina adhaban nar.
    Artinya : Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka.
    Pada doa tersebut terlihat jelas tujuan hidup yaitu mendapat kebaikan di dunia dan akhirat dan terhindar dari api neraka, namun pada prakteknya dalam melaksanakan haji banyak yang berperilaku keluar dari tuntunan sunnah rosul yang mungkin dapat mengundang murka Allah..

    Perbuatan syirik dapat kita lihat di sekitar ka’bah, ketika sebagian orang berlama-lama mengelap ka’bah dengan sorbannya, orang-orang juga berkerumun di bangunan ex. lokasi rumah Rosullah Saw dekat Masjidil Haram dengan mengelap pintu bangunan tersebut, di Raudhah mimbar Rosullullah. juga dielap yang kesemuanya konon bertujuan untuk mendapatkan berkah. Di Ka’bah, di Raudhah dan di Rumah Rosullullah itulah kita perhatikan selalu ada askar yang melarang jamaah haji berbuat syirik.

    Dalam aktifitas thawaf ketika kita hanya berdua suami – istri maka ada rasa khawatir atau takut membayangi untuk berani masuk dalam pusaran manusia yang berjejal di depan Ka’bah, tapi ketika thawaf berkelompok, kelompok tadi akan berusaha menyingkirkan orang-orang di sekitarnya yang notabene rata-rata berbadan lebih besar atau ego kelompok muncul.

    Kita juga akan melihat, di rumah Allah ka’bah yang mulia banyak orang yang berani membisniskan untuk mencium hajar.

    Jadi ternyata banyak orang pergi ke tanah suci untuk berhaji, tetapi setelah sampai di tanah suci akhirnya berbelok dari yang semestinya. Disinilah pentingya memahami syarat rukun, wajib dan sunnah haji, meluruskan niat.

    Ditempat yang mustajab seperti Arafah, di depan Ka’bah, Makam Ibrahim, Multazam, Hijir Ismail, , Raudah dsb, disamping doa sapu jagad di atas berdoalah sebanyak-banyaknya memohon segala kebaikan hidup di dunia dan akhirat untuk diri sendiri, untuk istri, untuk anak, untuk orang tua, untuk guru-guru kta, untuk orang-orang yang dicintai dll. agar hakekat tujuan berhaji dapat diraih.. Amin ya Rabbal’alamin.

    Bacaan Saat Lempar Jumrah :

    3 macam jumrah, jumratul ula, jumratul aqobah dan jumratul wus’ta.. Inti dari aktifitas lempar jumrah yaitu melempar syetan dengan kalimat Takbir Allahu Akbar.

    Dalam kehidupan kadang terjadi ironi, setelah Takbir Allahu Akbar melempar syetan seseorang dengan tega membunuh manusia yang tidak berdosa

    Syetan terutama bangsa jin bersarang di hati manusia, dia dengan begitu lembut megelabuhi manusia, karenanya sangat penting kita perhatikan yang pertama kali yang kita lempar adalah syetan yang ada di hati kita, dengan suara lembut dengan penuh keyakinan bertakbir Allahu Akbar, Insya Allah kita akan terhindar dari godaan syetan, setelah itu Takbir ALLAHU AKBAR untuk mengusir syetan yang ada di sekitar kita.
    Insya Allah. Takbir akan efektif untuk mengusir syetan sesuai yang diharapkan.

    Larangan dalam berhaji :

    Walarafasa walafusuko walajidallahufilhaj.
    Artinya : Dan janganlan berbuat rafas (berpikir, bicara, berbuat kotor), janganlah berbuat fasik (aniaya), janganlah berbuat jidal (berbantah bantahan yang pada intinya bertujuan membelokkan dari kebenaran) dalam menjalan ibadah haji.

    Kalau kita perhatikan ternyata larangan utama inilah yang digunakan syetan untuk mengemas daya tarik dunia untuk menjerumuskan manusia kepada kesesyatan. Perhatikan iklan, film, hiburan sebagian dikemas dalam bentuk rafas (pornografi), kemasasan berupa fusuk seperti gosip mengungkap aib orang, bad news is good news atau senang melihat orang susah atau debat berlebihan adalah jidal.

    Semisal contoh cerita sinetron : Si nenek memarahi cucunya habis-habisan agar cucunya mau mendonorkan organ tubuhnya untuk ayah kandungnya yang notabene dulu ayahnya itu tidak pernah memperhatikan anaknya tadi. Si ibu mertua menarik si ibu (cucu nenek tadi) dan bilang bahwa kau punya bayi jadi jangan turuti apa kata nenekmu itu sayangilah anakmu yang masih bayi. Si suami hanya terbengong-bengong seperti tiada berdaya untuk berbuat sesuatu Itulah jidal atau berbantah-bantahan yang sangat nyata.

    Dari berbagai artikel yang pernah saya baca dan tonton di tv, banyak orang memanfaatkan toilet untuk mendapatkan inspirasi untuk suatu karya entah itu iklan, lagu atau suatu cerita. Perhatikan doa masuk wc : ya Allah aku berlindung kepadaMu dari godaan syetan laki-laki dan perempuan, jadi kira-kira dari siapa inspirasi yang didapatkan kalau bukan dari syetan laki-laki dan perempuan dan kita juga bisa lihat hasil karya yang inspirasinya karena berlama-lama di wc.

    Itulah kemasan berupa rafas, fusuk, jidal yang menjadi andalah syetan untuk menjebak mangsanya manusia kepada sesyesatan.

    Kesimpulan :

    Bertauhid yang benar adalah hanya mengesakan Allah dengan membersihkan hati dan perbuatan dari segala kesyirikan, pentingnya bersikap rendah hati karena sadar bahwa segala kekuasaan hanyalah milik Allah semata, bersyukur atas segala nikmat Allah, berbuat dan beramal dengan ikhlas dengan memohon pertolongan Allah agar terhindar dari jebakan syetan berupa rafas, fasik dan jidal. Ketahuilah bahwa syetan akan masuk ke hati manusia, yaitu saat kita mulai menarik nafas, sesaat kita mulai bicara dan sesaat kita mulai berbuat, hardiklah dia dengan dzikir Allhu Akbar seperti pada setiap pergantian gerakan sholat.

    Kesyirikan banyak sekali di negeri ini, mulai dari syirik yang ada di kampung sampai syirik dalam rangka tujuan puncak kekuasaan. La Takrabuzina, zina saja latakrabu (jangan mendekat), Syirik JAUHILAH, agar pertolongan Allah datang untuk kita semua..

    Semoga kita diberi kefahaman dalam ketentuan pelaksanaan haji, bacaan dan doa dalam berhaji dan kita diberi kemampunan menyikapi segala sesuatu dengan benar sesuai tujuan berhaji. Dengan memohon pertolongan Allah semoga kita mampu menyingkap tabir perangkap syetan dan mampu pula menjauhkan diri dari godaannya, sehingga Insya Allah haji mabrur dapat kita raih. Amin Ya Rabbal ’Alamin. Wallahu’alam Bissawab.
    ,
    3. Mencermati Harta Haram, Harta Subhat dan Harta Terbaik?

    Mushalla di dalam lingkungan RT itu tempatnya tersembunyi jarang yang tahu dan dulunya kecil, bentuknyapun sangat sederhana, tapi dulu tiap ba’da shalat maghrib 50 sampai 60 anak mengaji di tempat itu bahkan anak dari kampung seberang juga banyak yang datang.

    Setelah sekian tahun Mushalla mulai kelihatan usang dan Mushallah kini telah dibangun menjadi megah karena biaya pembangunannya mencapai sekitar Rp. 350 juta. Tapi suasa dulu lain dengan sekarang, sekarang hanya beberapa anak kecil yang datang saat maghrib itupun tidak dilanjutkan mengaji tapi terus pulang begitu seterusnya tiap malam tidak ada yang betah tinggal lama-lama sampai sholat Isya. Oarng tua penduduk asli yang setia berjamaah juga tidak bertambah, antara 5 sampai sepuluh orang, ya tidak seperti dulu selalu banyak yang jamaah hampir tiap waktu shalat fardlu. Kalau kita perhatikan kaya anak ayam di tempat yang panas, nggak betah tinggal lama-lama di Mushalla. datang sebentar pergi lagi, begitu seterusnya tiap malam.

    Dulu Mushalla itu memang dibangun dari uang yang dikumpulin sedikit demi sedikit dari warga dan butuh waktu beberapa tahun, sedangkan pekerjaan renovasi untuk mengumpulkan dana mulai dari bentuk proposal, pencarian dana sampai dibangun hanya butuh waktu kurang dari satu tahun karena disekitar tempat tinggal banyak orang kaya dan pejabat.

    Kalau dulu waktu Mushalla dibangun masih dalam bentuk sederhana, orang yang memberi dana dan ikut kerja bakti untuk membangun, banyak yang ikut jamaah di Mushalla itu, tapi kini orang yang paling banyak memberi dana kayaknya belum pernah lihat bahwa Mushalla yang mereka ikut bangun telah selesai dengan megah.

    Dalam suatu kesempatan saya berkunjung ke tempat orang mengaji, tempatnya berupa rumah sangat sederhana lantai plester tanpa aci dengan meja dari kayu layaknya untuk anak kecil, dindingnyapun berupa bata merah yang tidak diplester. Saat pembangunan si empunya pak Kyai itu selalu mengingatkan kepada tukangnya agar selalu berwudlu sebelum sebelum memasang dinding bata dan kayu atap dan beliau menjelaskan bahwa tidak semua orang bisa menyumbang untuk memperbaiki tempat mengaji tersebut.

    Pak Kyai itu masih muda sangat rendah hati, tempat pengajiannya buka 24 jam dan yang hadir tiap hari datang dari tempat yang dekat dan dari tempat yang jauh bahkan dari luar pulau. Setiap ada yang datang satu, dua atau tiga orang selalu dipersilahkan untuk masuk dan minum seadanya kemudian mengaji barang 20 sd. 30 menit, kemudian dipersilakan pulang. Pengajiannya pun sangat sangat mendasar maasalah tauhid, masalah cinta rosul dan masalah hati.

    Jadi teringat kata-kata seorang ulama, beramalah dengan hartamu yang terbaik. Sekian lama saya baru sadar apa itu harta terbaik. Ternyata harta atau uang kalau diklasifikasi menurut bagaimana dia mendapatkannya minimal ada 4 cara sbb :

    Pertama : Cara mencuri atau korupsi, itu uang sudah jelas haram hukumnya dan semua orang tahu dan yang korupsipun sebenarnya tidak menyukai harta tersebut, tapi susah untuk melepaskannya karena sudah terlalu banyak yang termakan dan sudah menjadi kebisaaan.

    Kedua : Harta haram tapi kita tidak menyadarinya, jika kita dari wakil pembeli jasa seperti uang pemberian ketika lebaran atau uang tambahan ketika pergi ke daerah dari penjual jasa.

    Ketiga : Uang yang cenderung kita menilai arah halal, tapi cara transaksinya tidak mengikuti syariat Islam, tidak ada ijab kobul yang jelas, uang ini hemat saya boleh dipakai dengan memperbaiki cara transaksinya namun sebaiknya jangan dimakan.

    Keempat : Harta halal dan thoyib, transaksi memenuhi syariat Islam/ uang dari hasil kerja sudah dibayar pajaknya, sudah ditunaikan zakatnya, juga dan sedekahnya juga sudah diberikan kepada yang berhak, sebelum membelanjakannya pemilik harta tersebut berwudlu dulu baru dinikmatinya, Insya Allah inilah harta terbaik.

    Yang jadi pertanyaan, adakah pengaruhnya tempat-tempat ibadah seperti masjid dan mushalla yang banyak berdiri megah karena uang yang dipakai tidak termasuk uang yang kategori terakhir yaitu halal dan thoyib. Menurut pendapat Ustadz Wijayanto sholat di atas septictank secara hukum syah hanya tidak afdhol, mengacu analogi tersebut bagaimana kalau solusinya karpet tempat sholat saja diganti dibeli dengan uang yang memiliki nilai Terbaik (halal+thoyib) karena dengan mengganti bangunan masjid atau mushalla terlalu mahal. Terus pertanyaan berikut siapa orang yang punya harta halal dan thoyib dan juga membiasakan berwudlu dan mau menafkahkannya untuk jalan solusi tersebut, padahal tempat ibadah di Indonesia jumlahnya sangat banyak.

    Setiap orang dapat memilah-milah terhadap harta terbaiknya (halal+thoyibah), walaupun presentasinya relatif lebih kecil dari keseluruhan harta yang kita miliki, dengan senantiasa memohon pertolongan kepada Allah swt kita usahakan dengan sungguh-sungguh Insya Allah pada suatu saat harta kita akan dapat menjadi harta terbaik. Apakah itu yang disebut jalan mendaki dan jalan mendaki itu perlu kesabaran dan perlu kesungguhan dalam rangka mencari ridlo Allah.

    Menjadi pertanyaan, apakah syarat-sholat selama ini sudah terpenuhi semua terutama syarat suci Kesucian tubuh (Insya Allah dapat terpenuhi), pakaian Insya Allah dapat terpenuhi), dan tempat dari najis, ini yang menjadi pertanyaan, tempat yang suci secara hakekat bukan hanya bersih dari kotoran, uang yang haram juga najis dan hasil belanja juga najis, kalau tempatnya najis bagaimana sholat kita selama ini, apakah sudah memenuhi syarat syahnya sholat ?

    Dengan Memohon kepada Allah Subhanahu Wata’ala, semoga makin banyaknya haji yang mabrur, Makin banyaknya Orang yang memiliki Akhlaq Mulia dan Jamaah Yang Sholat Selalu Penuh di Setiap Mushalla dan Masjid di Indonesia secara bertahap bertambah agar Kejayaan Umat Islam Makin berjaya di Indonesia dan Dunia.

    Semoga tulisan di atas menjadi bahan renungan, bahan introspeksi, bahan diskusi, bahan seminar, bahan perbaikan umat secara bertahap untuk jangka panjang. Amin Ya Rabbal ’Alamin.

    Wallahu’alam Bissawab, Wassalamu’alaikum wr wb

    Note : Inspirasi Hadits dan Belajar dari Kenyataan Hidup

    Ketika badan hancur jiwa juga hancur, maka keseluruhannyapun akan menjadi hancur, tetapi badan hancur jiwa tetap tegar maka badan lambat laun akan menjadi kuat kembali seperti sedia kala.

    Ketika Usaha atau negara hancur, si pemilik atau presidennya ikut hancur maka usaha dan negara itu akan ikut hancur pula, tetapi usaha hancur dan negara hancur si pemilik dan Presiden Tegar maka usaha dan Negara itu akan tegak kembali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s