• Yahoo Messenger

  • Handphone, Email & Ym

    Fren : 0888 99 0 3156
    Xl : (021)36165044
    YM : adit_esq adit@esqway165.com
  • Yang Sedang Membaca

  • ESQ MCB Video

  • Training Kids

    Pendaftaran Hubungi :
    Aditya
    0888 99 0 3156
  • Mission Statement & Character Building

    Pendaftaran Hubungi :
    Aditya
    0888 99 0 3156

Investasi Khusus

JENIS TRAINING

DAYS INVESTASI
EKSEKUTIF 3 Rp. 2. 000. 000
REGULER 2 Rp. 1. 350. 000
MAHASISWA 2 Rp. 650. 000
REMAJA 2 Rp. 990. 000
ANAK – ANAK 2 Rp. 825. 000
MCB DEWASA 2 Rp. 1. 400. 000
CB DEWASA 2 Rp. 700. 000
MCB 3 G 2 Rp. 900. 000
CB 3 G 2 Rp. 475. 000
ESQ PARENTING 2 Rp. 800. 000

Dapatkan potongan investasi Training ESQ sebesar :

1. 5% apabila melakukan pendaftaran dan pembayaran 7 hari sebelum training berlangsung

2. 10% apabila melakukan pendaftaran dan pembayaran 30 hari sebelum training berlangsung

Untuk informasi lebih lanjut hubungi Aditya Nur Baskoro (021) 36165044

Kami menjual  Bedcover murah, Sprei murah, Bantal Cinta murah,Sarung Bantal murah, Handuk Murah, Mukena Murah, Selimut Murah & Aneka Bantal Murah lainnya

banner-no-1

banner11

Feel The Experience for A Meaningful Life

For More Information :

Minggu, 2009 Januari 18

Video Training Lanjutan ESQ MCB

Video Training ESQ Basic

Mission Character Building ( MCB )

Alhamdulillah akhirnya jadi juga training MCB ( Mission Character Building ) angkatan I Sumatera Barat diadakan. Sebenarnya ini sudah diundur sekitar 3 bulan lamanya karena ESQ LC Cabang meminta angkatan I ini langsung dipandu oleh pak Ary Ginanjar Agustian dan ternyata sangat susah mencocokkan jadwal pak Ary dengan jadwal hotel yang kosong.

Saya dan isteri yang sudah alumni Mission Statement angkatan II di Pekanbaru ikut di hari pertama sebagai alumni. Subhanallah, pesertanya mencapai 500 orang lebih. Maklum, kapan lagi bisa training langsung dipandu oleh pak Ary kecuali kalau kita training langsung di Menara 165 yang pastinya biaya bakal lebih besar karena selain ongkos pesawat, hotel, juga harus memikirkan biaya makan selama perjalanan. Ada yang istimewa juga, MCB Angkatan I ini diikuti oleh Walikota Padang ; Bapak Fauzi Bahar. Nah, istimewanya training ESQ yaitu ; tidak ada perlakuan istimewa untuk Pak Walikota… Kalo datang terlambat, ya duduknya terpaksa di belakang.

Training Mission Statement dibuka dengan review “seberapa 165” kita para Alumni training ESQ. Mampukah kita menjawab pertanyaan saat kita diminta menjelaskan apa itu “islam”…?? Yang bikin ngakak, pak Ary menanya para peserta dengan lagak dan suara anak kecil yg bertanya pada orang tuanya. Sumpah, itu lucu banget. Akhirnya setelah beberapa peserta memberikan argumennya, pak Ary menjelaskan bahwa Islam itu sudah ada dalam “hadits Jibril” pada saat Jibril menanyakan tentang apa itu Islam, Iman dan Ihsan pada nabi Muhammad secara langsung di depan para Sahabat.

Hari pertama ini peserta diajak menuliskan visi dan misi hidupnya, semua sesi pada hari itu dijalani peserta dengan semangat, semua berebutan ikut games dan mengajukan pendapat. Mamang Training intermediate ini dirancang agar peserta lebih aktif dan terlibat langsung dengan trainer. Tapi bukan training ESQ namanya kalau tidak dipenuhi isak tangis peserta. :D

CHARACTER BUILDING

Hari kedua, saya dan isteri berangkat pagi-pagi, bukan kebetulan tempat training kali ini dekat dengan rumah, jadi tidak sampai 10 menit, kami sudah sampai di ruang registrasi peserta. Dipintu masuk udah penuh sesak oleh ibu-ibu yang berebutan ingin duduk di depan, tapi keliatannya bapak-bapak lebih kalem.. hehehe.

Training di hari kedua ini memang lebih seru daripada hari pertama, ibaratnya kata pak Ary : “Seperti mesin diesel makin lama makin panas” . Dibuka dengan tampilan 3Dimensi Alam semesta, setelah itu pak Ary membacakan surat Ar Rahmaan dengan Khusyu’ kemudian melalui beberapa games, peserta diajak menemukan karakter seperti apa mereka selama ini, dan setelah mereka “ngeh” dengan karakter mereka, barulah dibangun karakter yang tangguh dengan filosofi yang terkandung dalam gerakan dan bacaan Shalat.

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? ( Q.S Al Ankabuut 2 )

Di training Character Building ini, dipilihlah Muhammad Ali sebagai ikon karakter tangguh yg tak mudah patah oleh hantaman hidup, ada gerakan senam yg diadopsi dari gerakan olahraga tinju, Senam Muhammad Ali, The Black Superman. Selain itu Buya HAMKA juga jadi ikon di Training MCB Sumatera Barat ini, maklumlah disini adalah tempat kampung halamannya Buya HAMKA, jadi semangat Buya diambil dan disebarkan ke semua peserta training, semoga kelak akan lahir ribuan Buya HAMKA dari Sumatera Barat ini.

Dalam training Character Building, ada sesi yg menurut kebanyakan peserta lebih “Parah” dari sesi katarsis di hari ketiga Training Basic, sesi ini dinamakan “Kapal Nabi Yunus”. Menggubah kalimat salah satu alumni di blognya : “Hidup segan, matipun lebih segan lagi”. Pilihan hidup atau mati bukanlah pilihan mudah.. disinilah karakter asli kita akan muncul, apakah kita akan memberikan kesempatan hidup kepada orang lain atau meminta kesempatan hidup kepada orang lain.

Nah.. bocorannya segitu aja. kalau penasaran, silakan daftar di training MCB, dan bentuk karaktermu seperti intan yg indah, bening, transparan dan berkilauan tapi sangat kuat dan tak terpatahkan. semoga kita bisa keluar dari mulut “ikan Nun kehidupan” seperti Nabi Yunus yang keluar dai perut ikan Nun seperti tertulis dalam Al Qur’an :

Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.” Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman. ( Q.S Al Anbiyaa” 20-21 )

Oiya, oleh-oleh dari training ini, sebuah tanda tangan dari pak Ary buat saya… hehehe…

Hubungi : Adit 08889903156

Kami menjual  Bedcover murah, Sprei murah, Bantal Cinta murah,Sarung Bantal murah, Handuk Murah, Mukena Murah, Selimut Murah & Aneka Bantal Murah lainnya

banner11

———————

>ESQ Preview di Tokyo di selenggarakan di Auditorium Sekolah Indonesia di Meguro – Tokyo Japan , Rabu tanggal 22 Oktober jam : 18.30 (Setelah waktu Sholat Isya )
>ESQ Preview di Gedung Heart Pia – Marutamachi – Kyoto, Sabtu , tanggal 25 October 2008 jam 09.00 s/d 12.00.( Sub way Karasuma Line )

———————————————————————————

Stats www.gerakjalanesq.wordpress.com dari Mei 2008 s/d November 2008

stats2Stats: ESQ Way 165 | Menuju Indonesia Emas 2020

Video Training Lanjutan ESQ MCB

Video Training ESQ Basic

Ary Ginanjar Menerima Preaching Dedication Award

[lang_in]Sabtu (22/6) malam, bertempat di Hotel Acacia Jakarta, berlangsung acara pemberian penghargaan Preaching Dedication Award oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama kepada Ary Ginanjar Agustian dan 8 tokoh Nusantara lainnya.

Penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh-tokoh Nusantara yang dianggap berdedikasi tinggi dalam menyebarkan kebaikan. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, baik tokoh nasionalis, kyai sufi, intelektual, maupun tokoh wanita. Acara yang merupakan bagian dari kegiatan “Seminar Nasional Da’i Da’iyah NU” dihadiri oleh para dai dan daiyah NU dari segenap penjuru wilayah Indonesia.

Saat membuka acara, KH Hasyim Muzadi mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi semakin banyak, sedangkan kita harus mampu menjawab tantangan tersebut. “Saat ini, tantangan yang sedang dihadapi oleh umat adalah ekstremitas dan liberalitas. Ekstremitas membuat citra Islam terpojok, sementara liberalitas menggerogoti iman dan akidah secara perlahan-lahan,” jelas Muzadi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.

Menurut Muzadi dalam menghadapi segala tantangan hidup ini diperlukan adanya kecerdasan intelektual dan spiritual. Itulah yang dinamakan ulil albab, ahli pikir dan ahli dzikir. Dzikir pun tak hanya di lisan, namun juga pikiran, hati, dan tindakan.

Setelah sambutan dari Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, acara kemudian dilanjutkan oleh pemberian penghargaan kepada Ary Ginanjar (Motivator bidang Manajemen & SDM) Dr. Tarmizi Taher (Menag 1993-1998), KH Ali Yafie (Ketum MUI 1990-2000), Hj. Tuty Alawiyah (Ketua BKMT), dll.

Menanggapi penghargaan ini, Ary Ginanjar mengatakan, “Selama ini kami bergerak di bidang training manajemen dan sumber daya manusia dengan menggunakan nilai-nilai spiritualitas yang sebelumnya hanya didominasi oleh nilai-nilai barat yang tidak sesuai dengan budaya bangsa yang agamis. Bagi saya, ini merupakan sebuah kejutan yang tak pernah terduga, karena memperoleh penghargaan bukanlah tujuan kami. Namun apabila apa yang kami lakukkan dianggap membawa kebaikan bagi bangsa ini, dengan segala kerendahan hati kami sangat berterima kasih kepada Lembaga Dakwah Nahdatul Ulama atas penghargaan tersebut.”• (Ruli)[/lang_in]

Training ESQ Cuma-cuma untuk Para Ustadz se-DKI

[lang_in]“Training ESQ untuk para da’i ini merupakan upaya kecil untuk menyatukan umat, terutama menjelang pemilu, di saat banyak yang terpecah belah. Training ESQ adalah kegiatan non politik agar umat saling dukung-mendukung dan melupakan perbedaan,” kata Ary Ginanjar.

Training ESQ untuk para ustadz berlangsung dari tanggal 23-25 Juni 2009 dengan tema “Terimakasih Ustadz-Ustadzah Untuk Indonesia Emas” diselenggarakan di Granada Ballroom, Menara 165, Cilandak Timur, Jakarta.

Sebanyak 661 peserta dari berbagai organisasi Islam seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Dewan Dakwah Indonesia, Al Irsyad, Hizbut Tahrir, Hidayatullah, Dewan Masjid Indonesia, dll, se-Jabodetabek. Hal ini menambah jumlah alumni ESQ yang secara keseluruhan mencapai 694.175 orang dengan total angkatan 4.295.

Hadir pada pembukaan beberapa tokoh di antaranya Dirjen Departemen Agama, Prof. Dr. Nazarudin Umar MA, Ustadz Wahfiuddin,Tuty Alawiyah, Dewi Motik Pramono, dan lain-lain. Training cuma-cuma bagi para da’i ini terselenggara atas kerjasama Forum Komunikasi Alumni (FKA) dan ESQ Leadership Center. Acara ini melengkapi kegiatan sosial FKA dan ESQ LC yang selama ini telah menyelenggarakan Training Peduli Pendidikan yang mencapai 80.000 alumni, Peduli Warga Binaan Lapas, Peduli Dhuafa, Peduli Anak Yatim, dll.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pada acara sambutan, Prof Nazarudin Umar mengatakan bahwa ayat Al Quran yang pertama diturunkan adalah Iqra yaitu membaca. Ada dua tanda atau symbol yang harus dibaca pertama tanda kecil yang disebut ayat dan tanda besar yaitu alam raya. Tidak sempurna pembacaan jika hanya mampu membaca ayat tapi tidak sanggup membaca alam. “Dunia Islam kelemahannya tidak banyak yang mampu membaca alam walaupun banyak yang mampu membaca ayat, sedangkan dunia barat sebaliknya. ESQ mencoba memadukan kedua jenis pembacaan yaitu bagaimana pembacaan alam di satu sisi, juga dihayati secara ayat. Alam menuntut energi akal, sedangkan pembacaan ayat memerlukan energi spiritual.”

“Kami di sini bukan untuk menceramahi dan mengajari, tetapi untuk mengucapkan terimakasih karena para ustadz-ustadzah-lah yang telah menyebarkan nilai-nilai kebaikan,” jelas Ary Ginanjar Agustian kepada peserta.

Beragam komentar positif dari para peserta. Alfian Tanjung, seorang ustadz yang aktif menulis di berbagai media massa mengatakan, “Bagi saya kegiatan ini spektakuler. Training ini sangat dibutuhkan untuk bangsa Indonesia. Generasi muda harus meng-update nilai-nilai 165 untuk misi global. Ini berkah bagi bangsa Indonesia.”

Sedangkan Karyadi, peserta dari Pesantren Hidayatullah mengatakan, “Saya kira sudah wajib diikuti oleh seluruh dai/daiah supaya wawasannya terbuka menerima perbedaan yang ada. Kadang kita terjebak denga lahiriah rasa pintar, fanatisme, belenggu ini sudah saatnya dihilangkan.”

Sebagian besar peserta merasa terinspirasi dengan model penyampaian ESQ. Ustadzah Simpen dari Slipi berkomentar, “Selama ini saya mengadakan dan mengikuti pengajian di kampung-kampung dengan cara Manakib, pengajian Rabu Kliwon, pengajian Jumat-an, dan lain-lain. Di sini pengajiannya lebih mengena di hati karena memberi gambaran tentang banyak hal yang selama ini hanya diketahui tapi tak dirasakan.” Sedangkan Ustadzah Husna dari Majelis Taklim Indonesia mengatakan, “Saya merasa benar-benar tersentuh secara spiritual. Selama ini kita mengadakan pengajian dengan cara ceramah, tidak memakai modul, media, dan teknologi. Ini benar-benar memberi pencerahan dan inspirasi.”

Dalam acara penutupan di­umumkan bahwa kegiatan training ESQ bagi ustadz dan ustadzah ini akan dilakukan secara berkala sekitar 3-4 bulanan, yang disambut gemuruh oleh peserta. “Ruangan training ini seolah ditaburi bintang-bintang, dan alhamdulillah bintang-bintang kini telah bercahaya di hati kami,” ujar Rizal, dai kondang yang kerap muncul di televisi, yang memberikan sambutan mewakili peserta.

Ary Ginanjar mengharapkan agar alumni ini dapat bersinergi dalam Forum Dai 165 sehingga dapat lebih memberikan kontribusi bagi umat dan bangsa untuk terwujudnya visi peradaban emas. “Training ESQ untuk para da’i ini merupakan upaya kecil untuk menyatukan umat, terutama menjelang pemilu, di saat banyak yang terpecah belah. Training ESQ adalah kegiatan non politik agar umat saling dukung-mendukung dan melupakan perbedaan,“ lanjut Ary Ginanjar usai acara.[/lang_in]

Training Lanjutan ESQ MCB

[lang_in]ESQ MCB

“Ikuti Training Lanjutan ESQ MCB,

Wujudkan Visi & Misi,

Bangun Pribadi yang Berkarakter”

Training
ini adalah training lanjutan dari Training ESQ Basic yang sudah anda
ikuti,

Pada hari pertama, Anda akan diajak untuk menemukan serta menetapkan
visi dan misi yang akan menjadi kekuatan dashyat untuk mendorong Anda
dalam memaknai hidup dan mewujudkan cita-cita. Selain itu melalui
training ini anda juga akan diajak untuk menyelaraskan antara visi
dan misi pribadi, keluarga, serta perusahaan yang kadang berbeda.

Pada hari kedua Anda akan memiliki paradigma baru dalam melihat berbagai
masalah sebagai tantangan dan medium untuk menempa diri guna menjadi
pribadi yang berkualitas bagai berlian yang tidak mudah retak. Tak
ada lagi rasa frustasi dan putus asa yang akan menghancurkan masa
depan Anda!.

Usai training ini Anda akan berubah
menjadi pribadi yang mempunyai visi dan misi yang jelas dan mempunyai
karakter yang tangguh untuk mencapai tujuan.

Suasana
Training MCB

Teknologi
3 Dimensi

Game
yang seru &

menantang

Materi
training yang lebih menyentuh

Daftarkan
diri anda segera, hubungi :

ESQ
Leadership Center


email : adit@esqway165.com

phone : 08889903156

Link
to www.esqway165.com
Jadwal
Training
Pendaftaran Training
ESQ MCB

Ikuti

Training ESQ MCB 2009

JAKARTA

1-2 Agustus 2009

Rp. 1,4 juta

di Menara 165

Jl. TB Simatupang kav 1

Cilandak, Jakarta

Info : Adit
08889903156

Forward
newsletter ini kepada rekan, sahabat, dan keluarga anda,

agar mereka juga dapat mengikuti training ESQ Mission & Character
Building

[/lang_in]

Ary Ginanjar Menerima Honorary Police dan Golden Police Award

[lang_in]Garut, esqmagazine.com – Pendiri ESQ Leadership Center, Dr (HC) Ary Ginanjar Agustian menerima penghargaan Golden Police Award yang diberikan oleh Kapolwil Priangan Komisaris Besar Anton Charlivan dalam acara syukuran ulangtahun Bhayangkara ke-63 di Garut, Jawa Barat, Rabu (1/7). Selain mendapatkan award tersebut, Ary Ginanjar diangkat menjadi Honorary Police dengan SK No Pol 565/HP/VII/2009 dari Kapolwil Priangan.

Menurut Kapolwil Priangan penghargaan Golden Honorary Police merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada kalangan sipil dari berbagai kalangan profesi. Oleh karena itu pemberian Award ini melalui serangkaian seleksi dan penilaian ketat. Kapolwil menyatakan bahwa “Dibutuhkannya keteladanan bagi polisi, karena itu diberikan penghargaan bagi tokoh-tokoh nasional yang dianggap memiliki peran penting di tengah masyarakat,” kata Anton Charlivan. Selain Ary Ginanjar tercatat 13 tokoh lainnya yang memperoleh penghargaan serupa.

Ary Ginanjar mendapatkan penghargaan atas prestasi dan dedikasinya yang telah berperan aktif sebagai motivator dan pelopor dalam bidang mental spiritual serta membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat melalui training-training ESQ di berbagai daerah dan instansi. Sebelum penyerahan penghargaan dimulai, Ary Ginanjar diminta membuka peresmian prasasti papan nama Polwil Priyangan, yang bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai luhur budaya Sunda.

Mengenai penghargaan yang diperolehnya Ary Ginanjar mengatakan, bahwa hal itu merupakan amanah dan tanggungjawab yang besar. “Sesungguhnya penghargaan ini sebuah tanggungjawab yang secara spiritual yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.”

Tambah Ary, tanggungjawab itu sesungguhnya terdiri tiga hal, yaitu tanggung jawab intelektual, emosional, dan spiritual. Pertama tanggungjawab intelektual, yaitu pertanggungjawabkan antar manusia. Kedua tanggungjawab emosional, yaitu sangsaka merah putih Indonesia dan budaya setempat Priyangan. Ketiga tanggungjawab spiritual, yaitu tanggungjawab yang kelak akan dihadapkan kepada Allah.

Ary Ginanjar yang juga merupakan Ketua Umum Forum Komunikasi Alumni ESQ, mengucapkan terimakasih sekaligus mengajak seluruh masyarakat juga pada alumni ESQ untuk semakin memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa dengan menegakkan dan menyebarkan 7 Budi Utama ESQ yaitu jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli.

Selama ini, ESQ Leadeship Center bekerjasama dengan Forum Komunikasi Alumni ESQ Wilayah Jawa barat telah memberikan training ESQ secara cuma-cuma kepada 7000 orang anggota Polisi dan keluarganya di jajaran Polda Jawa Barat, termasuk diantaranya 1300 anggota Brimob Polda Jabar.

Sejak tahun 2008 lalu ESQ Leadership juga telah bekerjasama dengan Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim dan Sespati) untuk membekali seluruh siswanya dengan pelatihan ESQ sebagai bagian dari kurikulum pendidikannya. Disamping itu ESQ Leadership Centre juga telah melakukan trainingnya di Sekolah Lanjutan Perwira (Selapa) Polri. (emo)[/lang_in]

Training ESQ Parenting

ESQ PARENTING

Mungkinkah tanpa disadari selama ini kita telah menghambat potensi anak?

Bukankah kita seringkali kesulitan memahami keinginan mereka?

Apakah kita mampu mengenalkan Tuhan pada anak melalui hal-hal sederhana disekitarnya?

Training ESQ Parenting akan memandu peserta mengarungi sebuah pengalaman emosi & spiritual yang akan menggugah pemahaman orang dewasa terhadap anak.

Training ini penting, bukan hanya bagi orang tua ataupun calon orang tua, tetapi bagi siapa saja yang ingin mengenali dan mengeluarkan potensi fitrah manusia yang luar biasa.

Komentar Peserta Training ESQ Parenting

Mien R. Uno, Direktur Sekolah Duta Bangsa, Jakarta

Materi yang diberikan dalam ESQ Parnting sesungguhnya sangat dibutuhkan bagi orangtua, terutama bagi mereka yang baru saja memasuki jenjang pernikahan dan akan memiliki anak. Karena selama ini, untuk menjadi orangtua, tidak ada sekolah khususnya. Karenanya banyak dari kita selama ini yang coba-coba dalam mendidik anak, dan pada akhirnya terdapat banyak kesalahan bahkan kegagalan.

ESQ Parenting memberikan pengetahuan yang utuh untuk menjadi orangtua, baik secara ilmiah, emosional dan spiritual. Dan juga dilengkapi dengan referensi dari Al-Qur’an dan hadis. Sehingga anak pun dapat tumbuh, baik secara intelektual, emosional dan spiritual.

Sangat cocok juga untuk diikuti oleh para guru, sehingga pendidikan baik di rumah maupun di sekolah dapat berjalan dengan seksama. Tanpa perlu adanya kekerasan. Melainkan dengan kasih sayang.

Aries Muftie, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah, Jakarta

Training ESQ Parenting ini sangat bermanfaat bagi banyak pihak. Mulai dari pasangan muda, hingga kakek-nenek. Bagi pasangan muda, ESQ Parenting dapat menjadi bekal baginya ketika kelak meliliki anak. Bagi yang telah memiliki anak yang usianya di bawah enam tahun, ini penting karena saat itu adalah golden period bagi mereka. Tapi, tentu juga untuk kami yang anak-anaknya sudah dewasa, karena ini dapat menjadi petunjuk bagi kami untuk memperbaiki apa yang selama ini kurang dan salah dalam mendidik anak-anak. Atau paling tidak, ini bisa menjadi bekal untuk membantu para kakek dan nenek dalam mengasuh cucu-cucunya.

Dengan memraktikkan apa yang diberikan dalam ESQ Parenting, berarti kita telah berperan untuk mempersiapkan generasi emas. Karena sesungguhnya, apa yang diberikan dalam ESQ Parenting merupakan bekal bagi kita bagaimana mendidik anak yang benar, sesuai dengan Al-Quran dan hadis, yang juga sesuai dengan ilmu pengetahuan yang berkmbang saat ini. Dan sesungguhnya, hal itu pun telah dicontohkan oleh Rasulullah saw.

Azhari Sahal, Guru dan Wiraswastawan, Singapura

Training ini bagus sekali sebagai bekal bagi para calon ayah dan ibu. Di situ antara lain kita disadarkan betapa proses pembentukan pribadi anak tidak dimulai setelah lahir, tapi sejak dalam kandungan. Proses yang dimulai ketika ruh ditiupkan ke dalam manusia saat masih berada dalam kandungan. Jika proses ini dilalui dengan salah sejak awal, maka hasilnya pun akan salah. Tahu-tahu waktunya sudah habis dan kita tidak punya waktu lagi untuk memperbaikinya. Training ini sangat tepat untuk menyiapkan generasi yang baik. Saya yakin, semua orang yang mengikuti training ini akan mendapatkan petunjuk tentang bagaimana mendidik anak.

Haikal Hassan, Trainer, Direktur Anugrah Consulting, Jakarta

Training ini menginspirasi saya. Bagaimana sebuah pengalaman riil yang dialami oleh Pak Ary dalam keluarga ditransformasikan ke dalam sebuah training. Ini sungguh sangat kuat dampaknya. Ini adalah sebuah testimonial experience. Artinya, apa yang di-training-kan ini sesungguhnya adalah hasil dari suatu proses yang telah dijalankan, dalam hal ini oleh kedua orangtua Pak Ary.

Ikuti Training ESQ Parenting

bersama Bapak Ary Ginanjar & kedua orangtua,

Sabtu, 29 Agustus 2009, pkl. 07.00 – 18.00,

Investasi Rp. 800.000/orang.

Info & pendaftaran :

adit 0888 990 3156


[

Tuntaskan Pembangunan Menara 165, Monumen Kebangkitan Moral Bangsa

Jakarta, esqmagazine.com – Hari Minggu (12/7) diselenggarakan Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ di Granada Ballroom, Menara 165 yang beralamat di Jl. TB Simatupang kavling 1 Jakarta Selatan. Para peserta yang berjumlah 300 orang datang dari seluruh 32 Korwil (Sumatra, Jawa, Banten, Kalsel, Bali, NTB, Papua, dll) dan 101 Korda (Jakpus, Muara Enim, Tarakan, dll) yang tersebar di seluruh Nusantara. Hadir juga peninjau dari Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat. Mereka semua mewakili lebih dari 750.000 alumni ESQ di seluruh dunia. Pada kesempatan itu hadir pula tokoh-tokoh FKA ESQ yang duduk sebagai Dewan Kehormatan dan Dewan Pembina seperti Mien Uno, Mantan Meneg BUMN Sugiharto, Wakil Ketua MPR AM Fatwa dan tokoh-tokoh lainnya.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua Umum FKA-ESQ DR (HC) Ary Ginanjar Agustian yang menyampaikan keprihatinannya atas kondisi bangsa yang lebih mengutamakan aspek fisik dan ekonomi, sedangkan pembangunan karakter dan moralitas bangsa terabaikan. Oleh karena itu moral bangsa harus dibentuk melalui spiritual dan moral engineering. Dengan demikian nilai-nilai ESQ 165 dan 7 Budi Utama (Jujur, Tanggung Jawab, Visioner, Disiplin, Kerjasama, Adil dan Peduli) dapat disebar luaskan di seluruh Indonesia.

Tema utama yang dibahas pada Rakornas kali ini adalah pembangunan Menara 165 sebagai monument kebangkitan moral bangsa. Dengan adanya cita-cita tersebut, maka Menara 165 diharapkan akan menjadi pusat berbagai aktivitas yang terkait dengan pembangunan karakter bangsa juga pusat pengembangan ekonomi umat termasuk ekonomi dhuafa serta kegiatan-kegiatan sosial lainnya.

Pemegang saham mayoritas Menara 165 adalah kaum dhua’fa karena saat ini saham saham PT. Grha 165 telah dimiliki oleh Yayasan Wakaf Nurani Bangsa. Dengan adanya kepemilikan saham, deviden yang diterima oleh Yayasan tersebut bisa digunakan untuk berbagai aktivitas yang akan mengangkat perekonomian dan moral kaum dhuafa.

Hasil Rakornas FKA ESQ 2009

Melihat peran penting Menara 165, seluruh alumni berkomitmen untuk mempercepat proses pembangunannya. Cara yang paling mudah adalah menjalankan 5 kebiasaan alumni ESQ yaitu:

1. Mentransfer dana yang akan di wakafkan setiap tanggal 1 setiap bulan Rp. 100.000.

2. Mengajak 10 alumni lainnya untuk menjadi wakif gerakan wakaf menara 165 melalui SMS setiap tanggal

3. Memastikan 10 alumni tersebut sudah melakukan transfer setiap tanggal 3.

4. Meminta 10 alumni tadi untuk masing-masing mengajak 10 orang alumni melalui sms setiap tanggal 4.

5. Terakhir adalah dengan memba­cakan Al Fatihah.

Apabila seluruh alumni mendu­kung dan meneruskan program ini, maka di tahun 2020 akan terkumpul 1 juta alumni yang secara aktif turut mengentaskan kemis­kinan. Dengan dana wakaf yang bisa mencapai 100 milyar setiap bulan maka akan anak-anak yatim bisa tersantuni, kaum dhuafa terbantu, anak-anak putus sekolah kembali melanjutkan pendidikannya, cahaya 165 akan tersebar ke seluruh pelosok nusantara bahkan juga dunia. Dengan adanya kerjasama di segala bidang, maka cita-cita akan semakin mudah terwujud. Seperti yang dikatakan oleh Dr. Yusuf, mantan walikota Tarakan yang menjabat sebagai Dewan Pembina FKA ESQ wilayah Tarakan “Terwujudnya Indonesia Emas 2020 adalah suatu niat mulia yang harus didukung. Tidak ada permasalahan yang terlalu besar bila semua pihak saling kerjasama dan memberikan dukungan.”

Lihat lebih lanjut tentang Gerakan Wakaf Menara 165 >>>

Hussamuddin bin H. Yaacub: ESQ Menyatukan Malaysia dan Indonesia

Karangkraft adalah perusahaan media terbesar di Malaysia. Didirikan tahun 1978 oleh Hussamuddin bin H. Yaacub bersama saudara-saudaranya, saat ini Karangkraft telah menerbitkan sekitar 29 media cetak yang tersebar di seluruh wilayah Malaysia, termasuk Koran Sinar Harian.

Berbagai anak perusahaan pun berhasil didirikan untuk mendukung bisnis utama mereka.Bila melihat komplek kantornya yang berdiri di atas tanah seluas 12,5 hektar, mungkin orang tak akan mengira bahwa semuanya bermula dari semangat seorang anak dari keluarga sederhana.

Hussamuddin bin H. Yaacub dibesarkan dengan semangat membaca yang tinggi. Terlahir di suatu daerah kecil di Kelantan, anak ketujuh dari delapan bersaudara ini terbiasa membaca berbagai buku, majalah, koran, dan bacaan lainnya.

Ayahnya, H. Yaacub Idris, memiliki sebuah toko buku kecil. Dengan toko tersebut ayahnya menafkahi keluarga besarnya, sekaligus memberi dorongan kepada anak-anaknya untuk selalu membaca. Dengan membaca itulah ia kemudian memiliki wawasan yang luas, pola pikirnyapun berkembang pesat.

Ia ingin maju, tidak hanya di Kelantan, tapi impiannya adalah go internasional. Mimpi tersebut mulai ia wujudkan dengan mencetak buku-buku kecil yang kemudian ia jual ke sekolah-sekolah. Keuntungan yang didapat ia putar lagi untuk membuat buku lain. Begitu seterusnya hingga akhirnya ia berhasil mendirikan sebuah perusahaan penerbitan yang bernama Karangkraft Sdn Bhd.

Kantor pertamanya adalah rumah sewaan di Petaling Jaya yang juga sekaligus menjadi tempat tinggal. Dengan modal uang yang tidak besar, tapi dengan mimpi, semangat, dan usaha yang besar, terbitlah Mingguan Kanak-Kanak sebagai media cetak pertama. Kemudian berlanjut ke Majalah Gelihati, Remaja, dan Bacaria.

Kerja keras terus-menerus serta semangat membara Hussamuddin bersaudara membuahkan hasil. Karangkraft kini menjelma menjadi perusahaan media terbesar di Malaysia.

Dengan segala potensi yang ia miliki saat ini, Hussamuddin yang juga alumni ESQ ini, bertekad untuk membantu penyebaran ESQ di Malaysia. Tekad tersebut lahir karena ia yakin bahwa ESQ adalah suatu total solution untuk diri, keluarga, perusahaan, bahkan juga negara dan bangsa.

Hubungan Indonesia dan Malaysia yang pasang surut, menurutnya, bisa distabilkan dengan saling melihat kesamaan yang ada. Apabila kesamaan budaya atau sosial gagal mempertemukan hati kedua bangsa, maka kesamaan komitmen spiritual bisa menjadi landasan yang kokoh bagi hubungan kedua bangsa. Dan, ESQ memiliki potensi serta peranan penting dalam membangun komitmen ini. (ruli/tino/syam)

http://esqmagazine.com

Jadwal Training ESQ – September 2009

Type Days Trainer Date and Place
JAKARTA(HEAD OFFICE)
Eksekutif 82 3 Ary Ginanjar Agustian 04 – 06 September 2009 (Friday – Sunday)

Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan

MCB 11 2 Ary Ginanjar Agustian 12 – 13 September 2009 (Saturday – Sunday)

Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan

Remaja 74 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 05 – 06 September 2009 (Saturday – Sunday)

Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan

Anak – anak 53 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 05 – 06 September 2009 (Saturday – Sunday)Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan

Reguler 80 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 12 – 13 September 2009(Saturday – Sunday)Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan
Mahasiswa 54 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 12 – 13 September 2009(Saturday – Sunday)Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan
JAWA BARAT
Profesional Bandung 3 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 04 – 06 September 2009 (Friday – Sunday)*

Confirm to ESQ Bandung

JAWA TENGAH
ESQ Parenting – Semarang 1 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 11 September 2009 (Sunday)*Confirm to ESQ Semarang
Reguler – Semarang 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 12 – 13 September 2009 (Saturday – Sunday)*Confirm to ESQ Semarang
BALI
Universal 2 – Bali 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 05 – 06 September 2009 (Saturday – Sunday)*Confirm to ESQ Bali
KALIMANTAN TIMUR
ESQ Parenting – Balikpapan 1 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 06 September 2009 (Sunday)*

Confirm to ESQ Balikpapan

RIAU
Profesional – Riau 3 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 04 – 06 September 2009 (Friday – Sunday)* Confirm to ESQ Riau
MCB – Riau 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 12 – 13 September 2009 (Saturday – Sunday)* Confirm to ESQ Riau
SUMATERA SELATAN
MCB – Palembang 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 05 – 06 September 2009 (Saturday – Sunday)* Confirm to ESQ Palembang
Reguler – Palembang 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 19 – 20 September 2009 (Saturday – Sunday)* Confirm to ESQ Palembang

Jadwal Training ESQ – Agustus 2009

Type Days Trainer Date and Place
JAKARTA(HEAD OFFICE)
Reguler 78 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 01 – 02 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan
MCB 10 2 Ary Ginanjar Agustian 01 – 02 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)

Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan

Kids 52 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 08 – 09 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan
Mahasiswa 53 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 15 – 16 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan
Remaja 73 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 22 – 23 Agustus 2009(Saturday – Sunday)Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan
ESQ Parenting 1 Ary Ginanjar Agustian 29 Agustus 2009 (Saturday)

Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan

Reguler 79 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 29 – 30 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)Menara 165, Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan
JAWA BARAT
Profesional Bandung 3 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 07 – 09 Agustus 2009 (Friday – Sunday)*

Confirm to ESQ Bandung

JAWA TIMUR
Kids – Malang 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 04 – 05 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)*

Confirm to ESQ Surabaya

Reguler – Pasuruan 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 08 – 09 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)*

Confirm to ESQ Surabaya

Profesional – Surabaya 3 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 28 – 30 Agustus 2009 (Friday – Sunday)*

Confirm to ESQ Surabaya

JAWA TENGAH
Reguler – Semarang 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 08 – 09 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)*

Confirm to ESQ Semarang

BALI
Reguler – Bali 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 08 – 09 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)*

Confirm to ESQ Bali

Kids – Bali 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 15 – 16 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)*

Confirm to ESQ Bali

KALIMANTAN TIMUR
Kids – Balikpapan 3 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 01 – 02 Agustus 2009 (Friday – Sunday)*

Confirm to ESQ Balikpapan

MCB 3G – Bontang 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 08 – 09 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)*

Confirm to ESQ Samarinda

MCB – Samarinda 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 08 – 09 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)*

Confirm to ESQ Samarinda

ESQ Parenting 1 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 07 Agustus 2009 (Friday)*

Confirm to ESQ Samarinda

Profesional – Balikpapan 3 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 14 – 16 Agustus 2009 (Friday – Sunday)*

Confirm to ESQ Balikpapan

Remaja – Balikpapan 3 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 22 – 23 Agustus 2009 (Friday – Sunday)*

Confirm to ESQ Balikpapan

RIAU
MCB – Riau 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 01 – 02 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)*

Confirm to ESQ Riau

Profesional – Riau 3 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 07 – 09 Agustus 2009 (Friday – Sunday)*

Confirm to ESQ Riau

SUMATERA SELATAN
MCB – Palembang 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 01 – 02 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)* Confirm to ESQ Palembang
Reguler – Palembang 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 15 – 16 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)* Confirm to ESQ Palembang
SUMATERA UTARA
Mahasiswa – Medan 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 22 – 23 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)* Confirm to ESQ Medan
Mahasiswa – Medan 2 Licensed by Ary Ginanjar Agustian 29 – 30 Agustus 2009 (Saturday – Sunday)* Confirm to ESQ Medan

KONTAK ESQ

MALAYSIA ESQ LC SDN BHD E-602, Metropolitan SQ No.2 Jalan PJU 8/1,Damansara Perdana 47820 Petaling Jaya Selangor Darul Ehsan – Malaysia Contact Person : EN RAZIB : 016 5165 165, 019 2225 222 PH : + 6 03 7728 1650 FAX : + 6 03 7721 1650 email : info@esq.com.my Website : www.esq.com.my

ESQ CAB. SUMUT ( MEDAN ) JL. Kapt. Muslim NO. 209 (Seberang dealer Honda) Helvetia, Medan SUMUT 20124 PH : (061) 8460678 Fax : (061) 8443573 Syuhada : 0813-82133615 Iwa : 0815-331-17983

ESQ CAB. SUMBAR ( PADANG ) JL. Raya Lubuk Pegalung Kampus Univ. Putra IND. (YPTK) Padang – SUMBAR PH : (0751) 7876096, 7862165 Fax : (0751) 778431 M. Akmal : 0812-6619390 Lukman : 0852-74999165

ESQ CAB. SUMSEL ( PALEMBANG ) Jl. Basuki Rahmat No. 897 A RT.11 RW.03 Palembang 30127 ANDRIE M. : 0811-7109165 RINA : 081532143165 Telp. (0711) 317597, 375700, 7388165 Faks. (0711) 379274

ESQ CAB. JABAR ( BANDUNG ) Metro Trade Center E-9 Soekarno Hatta Bandung, 40286 TOMI : 0816-608-235 ANDI B. : 0818-201818 FIRDAUS : 0813-22416-165 PH : (022) 70717165/70720165 FAX : (022) 7505453

ESQ CAB. JATENG ( SEMARANG ) Jl. Kyai Saleh No.7B (Ruko Kyai Saleh) FAJAR : 0818-386165 (024) 8311223, (024) 7078 2165, (024) 7076 1165 (024) 8311288 ESQ CAB. BALIKPAPAN JL. Pemuda V No. 44A RT 043 Balikpapan 761144 Dadan Djuanda : 0815-73049933/0856-8222165 TELP : (0542) 7035416, 7035415 (FLEXY) FAX : (0542) 766444

ESQ CAB. JATIM ( SURABAYA ) JL. RAYA KETINTANG NO.209E (sebelah Royal Plaza) SURABAYA 60292 Keppy 0812 30 11165 Vani 0811 341 0065 PH : [031] 71111165, [031] 828 7691 – Hunting Fax : (031) 828 2786

ESQ CAB. MAKASSAR JL. BOULEVARD NO. 29 RUKO JASPER II PANAKKUKANG MAKASSAR ALI ZAINAL A. : 0811-338650/0859-21621316 RAHMI : 0815-24279072 PH : 0411-433884, 422165 FAX : 0411-433885

ESQ CAB. BALI JL. Tukad Citarum 6 A, Renon Denpasar Diana : 0812-3860171 Andika : 0812-3636739 PH : (0361) 230028 Fax : (0361) 230027

ESQ CAB. RIAU Perkantoran Sudirman Raya blok D-16 Jl. Jend. Sudirman Pekanbaru, Riau DONI FAJRI : 0811.769.165 PH : (0761) 862165/7099165 FAX : (0761) 864516 DUMAI : SUBARDAN (0765-7005165), ADLI (0765) 7008165, ANNORA (0812-7691002)

REPRESENTATIF ESQ

REPS BENGKULU : Herman Sulistiyono Telp: 0736-341221 HP : 08117300165 Fax : 0736-51259 Email: herman165@yahoo.com

REPS KERINCI : Bapak Tole Telp: 0748-22223 HP : 0811744165 / 0811669100 Email: tole_kerinci@telkom.net REPS JEMBER : Bapak Agusta Telp: 0748-22223 HP : 0811356964 / 0811669100 REPS BANYUWANGI : Bapak Haji Amin HP : 0811357271

REPS MALANG: Endang Sadi HP : 08125299885 REPS MADIUN: Sri Hari Muwarni HP : 08123439165 REPS BATAM : Yunizar Telp : 0778-7057165 / Davied 0778-5177099 HP : 08127016544 Ruko Nagoya Square Blok D No. 93, Nagoya Batam

REPS PALANGKARAYA : HP : 0811521165 Email: ffadela@ymail.com

REPS WILAYAH JAWA BARAT:

TASIK: Agus Heri Edy Wibowo (Agus) HP : 081.2211.7508 / 081912823561 Telp: (0265) 330644 fax: (0265) 334666

CIREBON: Diana Prihantini HP : 0816.649.265 / 0819.46831.165 Telp: (0231) 207986

GARUT: Dikdik Zaenudin HP : 0852.2329.1640 Andri HP : 0812.2328.720 Telp : (0262) 231928 Fax : (0262) 241192

REPS WILAYAH INDONESIA TIMUR :

KENDARI : H. Ruslan Efendy Ny. Ruslan Efendy (Bunda Ramlah) Hp : 085241855552

TERNATE : Rizal Banoe Mansur Ny. Rizal Banoe Mansur (Mbak Retno) Hp : 081344628178 PALU : Andi Ihsaniah (Bunda Cici) Hp : 0811416596

MANADO : Abdurrahman Bin Smith (Mance) Hp : 081356408165, 081523767165

PAPUA : Andi Widya Asih Hp : 0811480042

MITRA LUAR NEGERI:

HOUSTON: Zulfan Effendi 447 Faust Ln Houston TX 77024 USA Contact Person : Ade Hardiana +1 -832-877-8158

WASHINGTON DC: Muhammad Al Arif 1383 Templeton Place Rockville, MD 20852 USA +1 -202-352-4745

AUSTRALIA: Sadat S. Daroeso 1383 Templeton Place Rockville, MD 20852 USA +61 893266859 Sadat S Daroeso

Training ESQ Peduli Lapas: Oase Spiritual untuk Warga Binaan

Training ESQ Peduli Lapas: Oase Spiritual untuk Warga Binaan

27 April 2009

Kehadiran ESQ di Lapas Bekasi, bagaikan oase di tengah padang pasir, yang menghilangkan dahaga spiritual para penghuninya.

Training ESQ di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2A Bekasi, memberi kesan mendalam bagi para pega­wai dan warga binaannya. “ESQ me­ru­pakan pembinaan untuk ki­ta agar dapat lebih mengenal jati diri kita yang sesungguhnya,” ujar PLT Kalapas Kelas 2A Beka­si, Drs. Utuy, SA, BCIP, SH. Me­nu­rut dia, hakikat pembinaan ke­pa­da warga binaan tidak ha­nya berfokus pada penjatuhan hu­kuman, sebagai balasan atas pelanggaran yang dilakukan. “Me­lain­kan, sebuah proses pembi­naan agar pelanggar hukum da­pat menyadari kesalahannya,” ka­tanya. “Sehingga, kemudian ia dapat membekali dirinya untuk kembali ke masyarakat dan tidak lagi mengulangi kesalahannya di kemudian hari.”

Training ESQ Peduli Warga Binaan di Lapas Kelas 2 A itu ber­langsung dua angkatan secara berturut-turut, di Aula Lapas Be­kasi, 20-23 April, dipandu oleh Yendra R. Pamungkas, Hasan Basri, Ahmad Supriyadi, dan Kun­coro Jati. Pelatihan itu diikuti oleh sekitar 350 orang yang terdiri dari pegawai Lapas Kelas 2A Bekasi, para warga binaan yang dipilih se­perti tahanan pendamping, ke­pala kamar, dan juga mereka yang akan segera bebas dari masa hukuman, serta undangan dari Lapas Karawang, Subang dan Purwakarta.

Utuy mengatakan, para peng­huni lapas saat ini tidak lagi dari kalangan menengah ke bawah. Saat itu, tahun 80-an dan 90-an, kasus pelanggaran hukum banyak berkaitan dengan permasalahan eko­nomi. Namun, tren tindak pida­na kini lebih banyak dilakukan oleh orang-orang yang memiliki pen­didikan dan ekonomi yang tinggi, seperti penyalahgunaan nar­koba, pemalsuan dan penipuan, pembajakan hak cipta, korupsi, dll. Untuk itulah, Lembaga Pema­sya­rakatan Kelas 2A Bekasi be­ker­jasama dengan Bidang So­sial Kemasyarakatan Forum Komu­nikasi Alumni (FKA) ESQ, FKA ESQ Kordinator Daerah Bekasi, menyelenggarakan Training ESQ, sebagai salah satu upaya pem­bi­naan terhadap para narapidana.

Menurut Utuy, pembinaan yang semestinya dilakukan oleh pihak Lapas kepada para warga binaan, merupakan aktivitas pe­ning­atkan segala sesuatu. Itu me­­liputi: Kualitas ketakwaan ke­­pa­­da Tuhan YME, kualitas inte­­lektual, kualitas sikap dan pe­ri­laku, kualitas profesional dan ke­trampilan serta kualitas ke­se­hatan jasmani dan ruhani. Itu sesuai dengan yang tertera dalam Pasal 1 Peraturan Pemerintah No. 31 tahun 1999, tentang pem­bi­naan dan pembimbingan war­ga binaan pemasyarakatan. Ren­dahnya kua­li­tas-kualitas itulah yang me­nyebabkan seseorang melang­gar hukum. “Dan saya yakin, pem­binaan terhadap peningkatan kua­litas itulah yang tercakup dalam pelatihan ESQ,” ujar Utuy.

Kegiatan tersebut disambut baik oleh pihak Departemen Hu­kum dan HAM. Itu diungkapkan oleh istri Sekjen Depkumham, Sutiana Bari Azed dalam sam­but­annya saat membuka dan me­nutup kegiatan tersebut. Sutia­na berharap, nilai-nilai yang di­sam­paikan melalui Training ESQ dapat menjadi modal dasar bagi para warga binaan untuk menjalani kehidupan selanjutnya, “Sehingga, ketika kembali ke ke­luarga dan masyarakat, mereka telah menjadi manusia yang tang­guh, berkepribadian mandiri, cer­das emosional dan spiritual.”

Asisten Daerah I Wakil Wali­kota Bekasi, Zaki Utomo membuka pelatihan itu. Menurut Zaki, ke­giatan ESQ sangatlah bermakna dan memiliki peran yang sangat penting bagi warga di lingkungan Lapas Bekasi, sebagai salah satu upaya peningkatan mutu dan kualitas ruhani. Mewakili pe­merintahan kota Bekasi, Zaki berjanji akan mendukung kegiatan-kegiatan ESQ di Bekasi, terutama dari segi fasilitas. “Karena sudah menjadi tugas utama pemerintah, untuk mendukung peningkatan kualitas masyarakat dan menyejahterakannya,” kata Zaki.

Hadir pula pada kegiatan itu, orangtua pimpinan ESQ Ary Ginanjar Agustian, Oma Ana Ro­chim dan Opa Abdul Rochim Agustjik, Ketua Bidang Sosial Ke­masyarakatan FKA ESQ Lea Irawan, Kordinator Daerah FKA ESQ Bekasi Yetty Yuherman, Ka­lapas Paledang Bogor Ibnu Chul­dun, Kalapas Cipinang Haviluddin, dan Wakil DPRD Kota Bekasi Akhmad Syaikhu.

Kehadiran ESQ di Lapas Beka­si, bagaikan oase di tengah padang pasir, yang menghilangkan dahaga spiritual para penghuninya. Selama empat hari, aula Lapas Bekasi itu dipenuhi isak-tangis peserta yang mulai menemukan jati diri. Doa-doa yang terucap mengisyaratkan penyesalan akan kesalahan dan tekad untuk memperbaikinya.

Pemimpin ESQ Leadership Cen­ter Ary Ginanjar menyambut gembira kehadiran ESQ di Lapas Bekasi. “Semoga training ini dapat membantu para warga binaan untuk dapat kembali kepada fitrah­nya,” kata Ary.

Mengingat masih banyaknya penghuni Lapas yang belum men­dapatkan kesempatan mengikuti pelatihan ESQ, pihak Lapas dan FKA ESQ Korda Bekasi berencana untuk menyelenggarakan pelatih­an ESQ dan beberapa program pem­binaan pascatraining bagi war­ga binaan. RAHMA HAYATI, KARYATI NIKEN

ESQ Kembali Hadir di Amerika Serikat

13 May 2009

Hanya berselang enam bulan sejak training ESQ pertama di Ame­ri­ka Serikat, pa­da tanggal 2-3 Mei 2009 ESQ Leadership Center bersama Kor­wil Forum Komunikasi Alumni (FKA) Amerika Serikat kembali menyelenggarakan training ESQ di Washington DC dan Houston. Kegiatan ini berlangsung atas dukungan berbagai organisasi, seperti IMAAM (Indonesian Mus­lim Association in America), pagu­yuban dan pengajian lokal, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia. Lebih dari 170 pe­ser­ta dan alumni memadati ruangan auditorium University of Maryland di dekat Washington DC. Selanjutnya pada tanggal 9-10 Mei 2009 diselenggarakan Training MCB (Mission Statement & Character Building) pertama di Amerika Serikat yang dilak­sanakan di kota Houston.

Sejarah ESQ di benua ini berawal dari roadshow “ESQ Goes to Amerika” pada bulan Januari 2008. Dipimpin langsung oleh Bapak Ary Ginandjar Agustian, kegiatan ini membawa ESQ ke tujuh kota: di Amerika: Washington DC, New York, Chicago, Houston, Seattle, San Francisco dan Los Angeles. Atas permintaan masyarakat saat itu, kemudian diselenggarakan training angkatan pertama pada bulan Oktober 2008 di Washington DC dan Houston. Hingga kini Amerika Serikat telah melahirkan lebih dari 500 alumni yang datang dari berbagai pelosok negeri tersebut.

Meskipun dilaksanakan di tengah-tengah kondisi perekono­mian Amerika yang sedang surut, namun training yang disampaikan oleh Legisan Sugimin dan Jaya Nurhana ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. “Masya­rakat di Washington DC dan seki­tarnya kelihatan sangat antusias menyambut training ini. Hal ini memberikan kesegaran bagi kami yang haus akan siraman rohani,” menurut Bapak Totok Suprayitno, alumni training eksekutif angkatan 54 di Jakarta yang saat ini sedang bertugas di Washington DC.

“Saya secara pribadi melihat trining ESQ sangat penting bagi generasi muda, oleh karena itu saya berusaha sedemikian rupa mendorong anak saya untuk ikut acara ini,” ujar Bapak Ridwan Hassan, seorang diplomat Indonesia dan merupakan salah satu peserta training. “Semoga upaya mendorong generasi muda kita untuk mengikuti pelatihan seperti ini dapat terus dikembangkan.”

Keluarga Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat akan selalu dihadapkan pada tantangan derasnya proses akulturasi dimana identitas budaya dan agama seseorang menjadi hilang karena sehari-hari hidup dalam budaya asing. Hal ini menjadi lebih berat lagi bagi remaja tengah baya yang sedang melalui proses aktualisasi dan mencari jadi diri. Beberapa remaja yang mengikuti training ini juga sangat antusias. “ESQ membantu mempertebal keimanan serta membuka pengetahuan tentang Islam sekaligus membuka pikiran saya terhadap kekuasaan Allah SWT,” ujar Haqqy Azka Nudya yang kini sedang mengeyam pendidikan di sekolah menengah umum (public high school) di Amerika.

Adik-kakak Prameisy dan Ineswari Hayuningtyas menam­bahkan, “ESQ mengingatkan saya kalau Allah SWT itu lebih dari segalanya. Kami jadi tahu kalau Allah SWT itu besar banget kekuasaannya dan kita gak ada apa-apanya dibandingkan Allah”. Mira/Ruli A

Training ESQ Parenting Ke-3: Membuka Wawasan Baru dalam Mendidik Anak

4 May 2009

Sabtu 2 Mei 2009, berlangsung Training ESQ Parenting di Me­­nara 165, tepatnya di ruang Gra­­nada. Sebanyak 354 peserta dari berbagai kalangan hadir. Se­muanya tampak antusias untuk mengikuti training yang saat ini telah tiga kali diadakan. Sebuah training yang memaparkan banyak hal baru da­lam mendidik anak sejak usia dini.

Banyak orangtua me­nyadari, mereka memang meme­gang pe­ran­an penting dalam per­kembangan seorang anak. Namun, mungkin ha­nya sedikit yang tahu bahwa se­benarnya merekapun me­megang peranan penting dalam ‘perusakan’ mental anak. Meski di­lakukan tan­pa sengaja, tapi fak­tanya orangtua se­ringkali menggunakan cara yang keliru. Ary Ginanjar Agustian, sebagai trainer dalam training ini memaparkan fakta bahwa setiap bentakan, hardikan, renggutan dan hukuman fisik sesungguhnya merusak mental anak. Penjelasan tentang hal itu hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan materi yang dibawakan dalam training ESQ Parenting.

Lestari, seorang peserta training yang merupakan ibu dari satu anak berkata, “Training ini membuka mata hati kita selaku orangtua tentang bagaimana cara mendidik tanpa melakukan kekerasan baik fisik maupun ba­tin. Jujur, saya merasa ditampar setelah ikut training ini. Selama ini saya menyediakan waktu yang kurang untuk anak, selalu me­nge­luh lelah setelah pulang kantor tan­pa memperdulikan tatapan pe­nuh harap dari anak untuk ngo­brol atau sekedar bermanja-manja. Saya merasa training ini juga sangat bagus untuk calon orangtua, karena setiap tindakan kita saat anak dalam kandungan, ternyata telah mempengaruhi per­kem­bangan jiwa seorang anak.”

Peserta lain, Bpk. Abdulgani me­maparkan, ”Training ini sung­guh luar biasa, saya jadi tersadar bahwa kita sebagai orangtua ha­rus lebih bersabar dan mengerti bahasa anak kita agar proses pem­bentukan syaraf neuron anak kita bisa terbentuk dengan sempurna sehingga kitapun tidak menzalimi titipan Allah SWT”. Ruli Amirullah

Ikuti Training  ESQ Parenting

bersama Bapak Ary Ginanjar & kedua orangtua,

Minggu, 12 Juli 2009, pkl. 07.00 – 18.00,

Investasi Rp. 800.000/orang.

Info & pendaftaran :

ESQ Leadership Centre 0217696654

Cara ringan training ESQ

1 May 2009

Impian Anda & keluarga untuk ikut training ESQ kini dapat terwujud dengan mudah

ESQ bekerjasama dengan Bank Syariah memberikan kemudahan cara pembayaran
kepada masyarakat baik individu, perusahaan & koperasi karyawan yang berminat mengikuti Training ESQ
dengan akad pembiayaan syariah multijasa pendidikan

INFORMASI LEBIH LANJUT HUBUNGI :

ESQ LEADERSHIP CENTER (021) 769 6654

SWAGRIYA REMAJA ANGKATAN PERTAMA TERNATE

Untuk pertama kalinya, Pelatihan ESQ Swagriya bagi Remaja Moloku Kie-Raha hadir di Ternate. Acara yang berlangsung pada 28-29 Maret itu diikuti oleh 83 siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Ternate.

Ramdani dan Denny Kurniawan memandu training dua hari di Hotel Amara, Ternate itu. Representatif ESQ Ternate, Rizal Banau Mansoer menggagas pelatihan untuk remaja itu setelah terselenggaranya empat angkatan pelatihan ESQ kelas reguler di sana. ”Para peserta reguler sangat berharap adanya training buat remaja. Ini sangat bagus,” kata Rizal.

Pembukaan pelatihan remaja dihadiri oleh Danny Ghautama, alumni Angkatan III Seskoad Bandung sekaligus Dandim di Ternate, dan para alumni. Danny mengungkapkan rasa bahagia dengan terselenggaranya pelatihan tersebut. ”Semoga Ternate Emas dapat terwujud,” ujarnya.

Pelatihan ESQ sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Ternate. Besarnya animo itu terlihat dari semangat  para orangtua yang datang memenuhi undangan pada sesi terakhir hari pertama. Salah satunya, datang langsung dari Tidore untuk melihat anaknya. Para remaja dan orangtua merasakan manfaat yang sangat positif dengan training ESQ.

Sebelumnya, Kamis malam, 26 Maret, ESQ Leadership Center yang dibantu oleh Representatif Ternate, mengadakan prieview ESQ di SMP Negeri 2 Ternate. Sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. Menurut Denny Kurniawan, mereka sangat berharap training ESQ segera diadakan di sana. KARYATI NIKEN

UPZ ESQ Bantu Korban Situ Gintung

Tiga jam setelah banjir menyapu kawasan Situ Gintung, Tangerang Selatan, Jumat pagi lalu, tim medis UPZ (Unit Pelayanan Zakat) ESQ berhasil menjangkau lokasi bencana dengan membawa satu unit mobil ambulans. Tim yang terdiri dari dua dokter dan delapan paramadeis serta relawan itu, bahu-membahu membantu korban bersama tim-tim medis lain, yang dipusatkan di Gedung Fakultas Hukum dan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Ketua Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ, Lea Irawan, berhasil menyusul tim itu pada hari yang sama, setelah berjibaku menembus kemacetan dengan menumpang ojek. Lea, yang juga Ketua Umum UPZ ESQ, membantu mengarahkan penyaluran bantuan untuk para korban.

Kepala Divisi Pemberdayaan UPZ ESQ Thessiana Budisetianti mengungkapkan, mulai pekan ini pihaknya menyiapkan Aksi Sehat Pasca Bencana untuk para korban jebolnya tanggul Situ Gintung, yang menewaskan sedikitnya 98 orang. Selain itu, kegiatan pengumpulan bantuan, baik berupa barang maupun uang, masih terus dilakukan.

Menurut Thessi, hingga Senin kemarin, bantuan uang maupun barang dari para alumni ESQ masih mengalir. ”Kami masih mengharapkan sumbangan, karena proses pemberian bantuan masih akan berlangsung dalam beberapa hari,” katanya.

Untuk sementara ini, kata dia, UPZ melakukan operasi penyaluran bantuan di malam hari dan langsung ke tempat tinggal korban. Sebab, di siang hari, lokasi bencana penuh juga dengan pengunjung, sehingga sulit membedakan mana yang korban dan bukan korban. Ditambahkannya, jenis barang bantuan yang disalurkan antara lain makanan instan, baju, peralatan mandi, selimut, dan perlengkapan bayi. Yanto M

Training ESQ untuk Sekretaris Daerah Gelombang II

Demi Mengubah Mindset Pejabat

”Tingkat tertinggi watak pejabat adalah mereka yang punya kebahagiaan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya,” kata Menpan Taufik Effendi.

Sebanyak 141 pejabat eselon I, mayoritas Sekretaris Daerah (Sekda) dari berbagai wilayah Indonesia, berkumpul di Ruang Gibraltar, Gedung Menara 165, Jakarta Selatan, selama tiga hari pada 27-29 Maret 2009 untuk mengikuti pelatihan ESQ. Pelatihan gelombang kedua untuk para Sekda itu merupakan realisasi Nota Kesepahaman yang dibuat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Taufik Effendi dan pemimpin ESQ Leadership Center (ESQ LC) Ary Ginanjar Agustian, pada akhir 2007.

Pelatihan tersebut termasuk dalam program yang diberi nama ”Training ESQ Indonesia Emas,” yang kali ini merupakan angkatan kedelapan. Pada gelombang pertama, 90 pejabat menjadi peserta. Seperti pada pelatihan sebelumnya, Menpan Taufik Effendi hadir untuk menyampaikan pesan-pesan kepada peserta pelatihan yang dipandu tiga kader Ary Ginanjar, yaitu Rinaldi Agusyana, Gangga Prakasa dan Ibnu Yus Yasin.

Taufik antara lain mengulas tentang watak umumnya pejabat dewasa ini, yang lebih mendahulukan wewenang ketimbang peran. ”Padahal, wewenang adalah alat untuk mendukung terlaksananya peran,” katanya.

Menurut Taufik, ada sedikitnya tujuh tingkat watak pejabat. Pertama, tidak mau tahu tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). Kedua, mengerti tupoksi. Ketiga, memahami tupoksi. Keempat, punya motivasi untuk melaksanakan tupoksi. Kelima, punya tanggungjawab untuk melaksanakan tupoksi. Keenam, punya penghayatan untuk melaksanakan tupoksi. Dan, tingkat tertinggi, kata Taufik adalah, pejabat yang punya kebahagiaan serta kepuasan dalam melaksanakan tupoksi.

Taufik berharap, training ESQ dapat membantu mengubah mindset para pejabat, sehingga mereka memperlakukan jabatan sebagai amanah. Sebagai otoritas pendayaagunaan aparatur negara, katanya, kantor Kementerian PAN berusaha menyiapkan undang-undang dalam rangka menghilangkan kesempatan pejabat untuk bertindak tidak benar, sedangkan training ESQ merupakan instrumen untuk memperbaiki niat pejabat.

Sekretaris Jenderal Badan Pemeriksa Keuangan Dharma Bhakti, salah satu peserta, mengaku sangat terkesan dan menilai pelatihan itu sangat bagus untuk para abdi negara. ”Saya sudah 32 tahun menjadi anggota Korpri. Penataran-penataran yang pernah saya dapatkan, termasuk P4, tidak pernah menghubungkan tugas kita dengan ibadah,” katanya.

Dharma mengatakan, ia bukan termasuk orang yang gampang menangis. ”Selama tiga hari ini, air mata saya berlinang terus karena hati saya luluh,” tuturnya. Menurut dia, setiap orang yang ikut training itu tentu merasa malu mengingat apa-apa yang telah diperbuatnya.

Pada April nanti, Dharma berencana menghadiri training ESQ Eksekutif untuk menandatangani nota kesepahaman dengan ESQ LC tentang pelatihan ESQ bagi para pegawai BPK. Dharma percaya, training ESQ penting bagi penguatan organisasi BPK.

Rencana serupa juga dikemukakan Sekda Kabupaten Bangka Tengah, Abdul Hadi. Sepulang dari training, dia akan melapor kepada bupati dan membicarakan rencana pelatihan ESQ bagi para pejabat eselon II, III, dan IV, bahkan sampai ke para camat dan kepala desa.

Hadi menuturkan, saat pertemuan dengan para Sekda di sela-sela training, ia mengusulkan agar pelatihan itu menjadi program nasional. Menurut dia, training ESQ sangat bagus, baik untuk pribadi, keluarga, dinas sebagai pejabat, maupun untuk bermasyarakat. ”Saya usulkan ini menjadi program nasional oleh Menpan. Inilah yang dibutuhkan bangsa Indonesia,” katanya.

Drs. Harun Arsyad, MH, dari Badan Kepegawaian Negara, merasakan perubahan besar dalam dirinya setelah mengikuti pelatihan. Training ini membantunya dalam menemukan jati diri. ”Dari segi kedinasan, training ESQ memotivasi untuk bekerja lebih keras,” katanya. Pelatihan ESQ, Harun menambahkan, membantu menghilangkan rasa takut akan kehilangan jabatan, kehilangan harta dan seterusnya.

Di antara para pejabat eselon I tersebut, ada seorang bupati dan seorang walikota serta dua wakil bupati yang menjadi peserta. Moh Ma’ruf Bantelan, Bupati Toli-Toli, mengaku tidak menyesal meninggalkan sejenak kesibukannya untuk mengikuti pelatihan ESQ selama tiga hari.

Ia menuturkan bahwa dirinya sudah ikut bermacam-macam pelatihan dan penataran, mulai dari Manggala BP7 sampai Lemhannas. “Tapi, setelah masuk di sini selama tiga hari, saya justru menemukan inti kehidupan. Meskipun training ini hanya tiga hari,  materinya langsung merambah ke filosofinya,” kata Bantelan. Yanto Musthofa (ymusthofa_165@yahoo.com)

diambil dari : Republika

SUDAHLAH, MAAFKAN SAJA!

SUDAHLAH, MAAFKAN SAJA!

Bayangkan Anda sedang menghadiri pesta yang amat meriah. Semua orang tampil dengan pakaian terbaik. Makanan yang dihidangkanpun tampak lezat dan mengundang selera. Saat Anda antre untuk mengambil makanan, tiba-tiba seseorang yang sangat Anda percaya berbisik di telinga Anda, ”Hati-hati, banyak makanan tak halal disini, bahkan ada beberapa yang beracun!”

Saya berani menjamin Anda akan mengurungkan niat mengambil makanan. Boleh jadi Anda pun langsung pulang ke rumah. Anda benar, hanya orang bodohlah yang mau menyantap makanan tersebut. Kita tak mau makan sembarangan. Kita sangat peduli pada kesehatan kita.

Anehnya, kita sering — bahkan dengan sengaja — memasukkan ”makanan-makanan beracun” ke dalam pikiran kita. Kita tak sadar bahwa inilah sumber penderitaan kita. Salah satu makanan yang paling berbahaya tersebut bernama: ketidakmauan kita untuk memaafkan orang lain!

Ketidakmauan memaafkan adalah penyakit berbahaya yang menggerogoti kebahagiaan kita. Kita sering menyimpan amarah. Kita marah karena dunia berjalan tak sesuai dengan kemauan kita. Kita marah karena pasangan, anak, orang tua, atasan, bawahan, dan rekan kerja, tak melakukan apa yang kita inginkan. Lebih parah lagi, kita memendam kemarahan ini berhari-hari, bahkan bertahun-tahun.

Memang banyak sekali kejadian yang memancing emosi kita. Pengendara motor yang memaki kita, mobil yang menyalib dan hampir membuat kita celaka, orang yang membobol ATM kita, politisi yang hanya memperjuangkan perutnya sendiri, adik yang sering minta bantuan tapi tak pernah mengucapkan terima kasih, pembantu yang membohongi kita, maupun bos yang pelitnya luar biasa. Kita mungkin berpikir bahwa orang-orang tak tahu diri ini sudah sepantasnya kita benci. Tapi kita lupa bahwa kebencian yang kita simpan hanyalah merugikan kita sendiri.

Sudah menjadi tabiat manusia, tatkala hatinya disakiti, dia akan merasa sakit hati dan boleh jadi berujung dengan kedendaman. Walaupun demikian, bukan berarti kita harus dendam setiap kali ada yang menyakiti. Malah sebaliknya, jika kita dizalimi, maka doakanlah orang-orang yang menzalimi itu agar bertaubat dan menjadi orang saleh. Mampukah kita melakukannya?

Para nabi-nabi adalah sosok yang hatinya bersih dari sifat dendam. Walau ia dihina, dicacimaki, difitnah, bahkan hendak dibunuh, tak sedikit pun ia mendendam. Bahkan, ia mati-matian berbuat baik kepada orang-orang tersebut dan begitu ringannya ia memaafkan.

Penelitian menunjukkan ketidakrelaan memaafkan orang lain memiliki dampak hebat terhadap tubuh kita: menciptakan ketegangan, mempengaruhi sirkulasi darah dan sistem kekebalan, meningkatkan tekanan jantung, otak dan setiap organ dalam tubuh kita. Kemarahan yang terpendam mengakibatkan berbagai penyakit seperti pusing, sakit punggung, leher, dan perut, depresi, kurang energi, cemas, tak bisa tidur, ketakutan, dan tak bahagia.

Baru-baru ini saya sempat berinteraksi dengan sekelompok mahasiswa yang mengeluhkan perasaan tertekan dan tak bahagia. Ternyata, kebanyakan dari mereka memendam berbagai kemarahan, baik kepada orang tua maupun orang-orang di sekitar mereka. Salah seorang mengaku telah 10 tahun memendam kebencian kepada wanita yang menjadi istri kedua ayahnya. Si ayah yang dijuluki orang paling sholeh di kantornya tanpa diduga mempunyai ‘’simpanan.” Wanita ini kemudian dinikahinya, dan akhirnya meninggal karena stroke lima tahun lalu. Tapi, kemarahan dan kebencian si anak hingga kini belum juga mereda.

Musuh kita sebenarnya bukanlah orang yang membenci kita tetapi orang yang kita benci. Ada cerita mengenai seorang lelaki bekas tapol di zaman Orde Baru yang mengunjungi kawannya sesama eks tapol. Sambil mengobrol si kawan bertanya, ”Apakah kamu sudah melupakan rezim Orde Baru?” Jawabnya, ”Ya, sudah.” Si kawan kemudian berkata, ”Saya belum. Saya masih sangat membenci mereka.” Lelaki itu tertawa kecil dan berkata, ”Kalau begitu, mereka masih memenjara dirimu.”

kita harus terus berlatih untuk mengikis sifat dendam tersebut. Sebagai ilustrasi, kita bisa belajar dari para karateka yang berhasil menghancurkan batubata dengan tangannya. Pertama kali memukulnya, bata tersebut tidak langsung hancur. Tapi, dia tak patah semangat. Diulanginya terus usaha untuk menghancurkan bata tersebut. Akhirnya, pada pukulan kesekian, pada hari kesekian, bata tersebut berhasil dihancurkan. Memang, tangannya bengkak-bengkak, tetapi dia mendapatkan hasil yang diinginkan.

Begitu pula dengan hati. Jika hati dibiarkan sensitif, maka hati ini akan mudah sekali terluka. Akan tetapi, jika hati sering dilatih, maka hati kita akan semakin siap menghadapi pukulan dari berbagai arah. Jika kita telah disakiti seseorang, kita jangan melihat orang tersebut, tetapi lihatlah dia sebagai sarana ujian dan ladang amal kita terhadap Yang Maha Kuasa. Kita akan semakin sakit, tatkala melihat dan mengingat orangnya.

Untuk mencapai kebahagiaan, kita perlu mengubah cara pandang kita. Sumber kebahagiaan ada dalam diri kita sendiri, bukan di luar. Karena itu jangan terlalu memusingkan perilaku orang lain. Sebaliknya, belajarlah memaafkan. Kunci memaafkan adalah memahami ketidaktahuan. Banyak orang yang melakukan kesalahan karena ketidaktahuan. Kalaupun mereka sengaja melakukannya, itupun karena mereka sebenarnya tak tahu. Mereka tak tahu bahwa kejahatan bukanlah untuk orang lain tetapi untuk mereka sendiri.

Orang yang suka memaki dan bersikap kasar sebenarnya tak menyadari bahwa mereka sedang menzalimi dirinya sendiri. Suatu ketika ia akan kena batunya. Inilah konsekuensi logis dari hukum alam.

Mempraktikkan konsep memaafkan akan membuat hidup lebih ringan. Saya ingat, saat sedang duduk menunggu anak saya sekolah pada minggu lalu, seorang ibu yang lewat menubrukkan tasnya yang cukup berat ke kepala saya, tanpa permisi apalagi minta maaf. Orang-orang yang melihat kejadian itu menggeleng-gelengkan kepala sambil mencela kecerobohannya. Saya mencoba mempraktikkan konsep ini, dan langsung memaafkannya. Ibu itu kelihatannya sedang kalut. Tak mungkin ia sengaja menabrak saya begitu saja.

Jika kita menjadi lebih baik, Tuhan tentu akan memuliakan kita. Jika Tuhan sudah memuliakan, maka kita tidak akan menjadi hina karena hinaan orang lain. Untuk mencapai kebahagiaan, berikanlah maaf kepada orang lain. Hentikan kebiasaan menyalahkan orang lain. Ingatlah, kesempurnaan manusia justru terletak pada ketidaksempurnaannya. Hanya Allah-lah yang Maha Suci dan Maha Sempurna. Saya menyukai apa yang dikemukakan Gerarld G Jampolsky dalam bukunya Forgiveness, The Greatest Healer of All. ”Rela memaafkan adalah jalan terpendek menuju Tuhan.” Itulah kunci kemuliaan diri.

(Avan P – AA Gym)

sumber: Motivasi Net

Untuk Sahabat-sahabat ku tercinta,

Semoga Bermanfaat,

(‘kang dadang’)